nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bridge Jump, Ngabuburit Sambil Pacu Adrenalin di Sungai Ciliwung Depok

Apriyadi Hidayat, Jurnalis · Selasa 13 Juni 2017 16:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 06 13 406 1714870 bridge-jump-ngabuburit-sambil-pacu-adrenalin-di-sungai-ciliwung-depok-LU7gNvpYwC.jpg Bridge Jump Sungai Ciliwung, Depok (foto: Apriyadi Hidayat/Okezone)

ADA alternatif seru bagi warga Kota Depok, Jawa Barat, yang ingin melakukan ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa. Tidak sekadar nongkrong dan bersenda gurau, di tempat ini kalian bisa seru-seruan sambil memacu adrenalin. Seperti apa?

Ya, belum banyak yang tahu memang jika di Kota Depok sedang dikembangkan ekowisata di sepanjang aliran Sungai Ciliwung oleh Komunitas Ciliwung Depok (KCD).

(foto: Apriyadi Hidayat/Okezone)

Para penggiat lingkungan yang bermarkas di bawah jembatan Grand Depok City, Jalan Boulevard, Sukmajaya itu mengembangkan ekowisata Ciliwung sebagai bagian dari upaya konservasi dan meningkatkan keasadaran warga untuk menjaga lingkungan.

"Minimal tidak membuang sampah lagi ke sungai," ujar Proyek Koordinator Wisata KCD, Bambang Harianto (54) kepada Okezone, Minggu (12/6/2017).

Selain aktif dalam pelestarian dan konservasi sungai, KCD juga menggairahkan sektor pariwisata di Kota Depok dengan melakukan inovasi wisata. "Sebelumnya, kami sudah ada program mengarungi Sungai Ciliwung. Terbaru, kami meluncurkan inovasi wisata yang diberi nama Bridge Jump yang diluncurkan pada Ramadhan kali ini," jelas Bambang.

(foto: Apriyadi Hidayat/Okezone)

Bridge Jump merupakan wahana pemacu adrenalin dengan cara melompat dari ketinggian dari atas jembatan ke Sungai Ciliwung. Tentunya, dengan perlengkapan keamanan yang sudah terjamin.

Dari pantauan Okezone di lokasi, sejumlah kawula muda, baik pria dan wanita nampak antusias mencicipi wahana Bridge Jump itu. Untuk menikmati wahana ini, pengelola mencantumkan beberapa persyaratan yang harus dipatuhi pengunjung, seperti tidak memiliki riwayat penyakit (jantung, paru-paru, vertigo, epilesi dan sebagainya), usia minimal 17 tahun dan maksimal 40 tahun.

"Kalau tidak yakin sebelum melompat, lebih baik mengundurkan diri," tegasnya.

(foto: Apriyadi Hidayat/Okezone)

Ketinggian yang ditawarkan, mulai dari 10 meter dan 15 meter dengan banderolan tiket Rp25 ribu hingga Rp35 ribu. Kekurangan dari tempat ini memang tidak tersedianya lahan parkir yang memadai. Jadi, kendaraan pengunjung harus terparkir bahu jalan di atas jembatan.

Wahana Bridge Jump ini juga hanya beroperasi setiap Sabtu dan Minggu saja. "Kecuali ada rombongan, kami bisa buka di hari biasa. Inti dari kegiatan ini adalah memberikan pilihan hiburan kepada warga Depok dan sekitarnya yang berbasis alam. Sekaligus mengampanyekan budaya peduli lingkungan," jelas Bambang.

Sementara itu, salah seorang pengunjung dan penikmat Bridge Jump, Asri Aulia Safitri (20), mengaku rasa penasarannya sudah terbayarkan setelah mencicipi wahana pemacu adrenalin itu.

(foto: Apriyadi Hidayat/Okezone)

"Saya liat di Instagram, kayaknya seru terus kebetulan diajak temen juga. Penasaran makanya coba. Awalnya serem banget tapi pas udah loncat seru banget," ujar Asri.

Warga Rawamangun, Jakarta Timur itu juga menambahkan, jika aktivitas tersebut ia lakukan untuk mengisi waktu ngabuburit. "Sungainya masih bersih, nggak kayak di Jakarta. Bagus kegiatannya untuk menumbuhkan kesadaran menjaga sungai dikalangan anak muda," jelasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini