nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelaku Wisata Diingatkan Memberi Pelayanan Cara Yogyakarta

Agregasi Antara, Jurnalis · Rabu 14 Juni 2017 17:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 06 14 406 1716148 pelaku-wisata-diingatkan-memberi-pelayanan-cara-yogyakarta-WlyueMqhcd.jpg (Foto: Antara)

YOGYAKARTA - Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi saat mengecek kesiapan libur Lebaran 2017 di Malioboro mengingatkan pelaku wisata termasuk instansi terkait di pemerintah daerah ini memberikan pelayanan dengan cara atau gaya Yogyakarta.

"Beri pelayanan dengan cara Yogyakarta yaitu tidak angkuh, sombong, atau kasar. Tetapi, beri layanan dengan cara yang baik dan tidak perlu melakukan hal yang kontraproduktif," kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Rabu (14/6/2017).

Menurut Heroe, pelayanan yang baik kepada wisatawan pada masa libur Lebaran tersebut ditujukan agar wisatawan yang datang ke Yogyakarta merasa aman dan nyaman sehingga akan meninggalkan kesan yang baik kepada wisatawan yang datang.

"Saya sangat berharap, semua wisatawan yang datang ke Yogyakarta merasa senang karena layanan yang mereka terima selama berlibur di Yogyakarta sangat baik. Hal ini bisa tercapai jika seluruh pihak memiliki kesamaan sikap. Ikon Yogyakarta sebagai kota tujuan wisata harus bisa dijaga bersama-sama," katanya.

Selama ini, sejumlah layanan yang kerap dikeluhkan wisatawan saat libur Lebaran, di antaranya adalah kapasitas parkir terbatas, tarif parkir dan harga makanan yang sangat mahal, hingga kepadatan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan.

Pemerintah, lanjut Heroe, akan menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi potensi permasalahan tersebut di antaranya menyiapkan peta berisi informasi mengenai lokasi parkir, ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan hingga jalur alternatif.

"Kepadatan yang terjadi di sejumlah ruas jalan saat libur Lebaran lebih banyak disebabkan karena wisatawan yang datang menggunakan kendaraan pribadi berputar-putar mencari lokasi parkir. Jika ada informasi mengenai lokasi parkir yang bisa digunakan, maka diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas," katanya.

Selain peta, informasi mengenai lokasi parkir atau kondisi arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan akan disampaikan melalui papan informasi, spanduk, hingga pesan singkat telepon selular atau melalui media sosial.

Sebelumnya, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti juga mengingatkan agar pelaku wisata tidak memanfaatkan momentum libur Lebaran untuk mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya.

"Misalnya saja menerapkan tarif parkir atau harga makanan yang sangat mahal. Tidak perlu melakukan tindakan yang mengarah pada premanisme. Semua tindakan itu hanya akan merugikan Yogyakarta sebagai kota pariwisata. Tindakan premanisme pasti akan berhadapan dengan hukum," katanya.

Ia berharap seluruh pihak mengutamakan kearifan lokal untuk menjadi tuan rumah yang baik dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan yang datang.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini