Image

Tidak Kasat Mata, Pengecekan Kandungan Babi pada Makanan Kemasan Harus di Laboratorium

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 19 Juni 2017, 19:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 06 19 406 1720163 tidak-kasat-mata-pengecekan-kandungan-babi-pada-makanan-kemasan-harus-di-laboratorium-WpLsxSCBAS.jpg Camilan khas Korea (Foto:Springtomorrow)

BEREDARNYA empat produk mi instan asal Korea yang ditemukan mengandung babi, memang sangat mengejutkan. Terlebih lagi saat ini masyarakat Indonesia tengah menggandrungi berbagai hal berbau Negeri Ginseng itu. Mulai dari kebudayaan, selera musik, hingga gaya hidup mereka.

Pakar kuliner ternama Indonesia William Wongso pun sempat menyayangkan hal ini. Menurutnya, pemerintah Indonesia dan para importir harus lebih peka dan teliti lagi dalam menyeleksi produk asing yang masuk ke dalam negeri.

"Kalau tidak mau kecolongan lagi, para importir harus ditekankan agar memperhatikan secara seksama seluruh proses verifikasi dari awal sampai akhir. Kalau perlu diperketat lagi sebelum memberikan izin," tutur WIlliam Wongso saat dihubungi Okezone, Senin (19/6/2017).

Pria yang akrab disapa Om Will itu menambahkan, regulasi memang harus diperketat karena ketika produk telah masuk ke pasar dalam negeri, akan sulit untuk dideteksi tanpa bantuan laboratorium.

"Secara kasat mata, konsumen tidak akan bisa mengetahui halal atau tidaknya suatu makanan. Harus dilakukan pengecekan langsung di laboratorium," tukas William.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini