Image

Sleep Apnea, Gangguan Tidur Mematikan yang Masih Sulit Terdiagnosis

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 19 Juni 2017, 15:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 06 19 481 1719853 sleep-apnea-gangguan-tidur-mematikan-yang-masih-sulit-terdiagnosis-fhEGoPku5V.jpg Ilustrasi (Foto: Thehealthsite)

SULIT bernapas saat tidur atau dalam istilah medis dikenal sleep apnea ternyata bisa menyebabkan kematian. Kondisi tersebut mungkin terdengar sepele, tapi bila terjadi komplikasi pernapasan, nyawa bisa menjadi taruhannya.

Seperti yang terjadi pada Aktris "Star Wars", Carrie Fisher. Diketahui, selain karena mengonsumsi obat-obatan yang belum jelas jenisnya, sleep apnea menjadi faktor kematiannya yang masih misterius.

Tapi, pada banyak kasus, gangguan tidur ini ternyata belum bisa terdiagnosis. Bahkan, kasus ini belum bisa mendapatkan perawatan medis yang serius. Jadi, masih sangat minim penanganannya.

Namun, tim media tetap berusaha untuk meminimalisir gangguan yang terjadi. Tetapi, penanganan sejauh ini masih sebatas pemberian obat tidur. Diagnosis singkat biasanya dilakukan juga dengan obat tidur yang dianalisis di laboratorium atau di rumah. Kondisi pasien yang memberikan gejala-gejala serius sleep apnea seperti mendengkur keras atau seringnya terbangun menjadi alat kuat diagnosis.

Sementara itu, dilansir Sleep Education, sejauh ini pemulihan pada gangguan tidur ini hanya menggunakan terapi continous positive airway pressure (CPAP), front line treatmeant untuk sleep apnea, terapi alat oral, atau pembedahan serius pada kasus kompleks.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini