Image

UNCOVER INDONESIA: Curup Lintang, Harta Tersembunyi di Tengah Rimba Lahat

Annisa Aprilia, Jurnalis · Selasa 20 Juni 2017, 13:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 06 20 406 1720493 uncover-indonesia-curup-lintang-harta-tersembunyi-di-tengah-rimba-lahat-fE876RBSH6.jpg Ilustrasi Air Terjun atau Curup di Lahat (foto: Koleksi Pribadi Bupati Lahat Aswari Rivai)

SEKARANG sudah saatnya bagi wisatawan untuk memasukkan Kabupaten Lahat ke dalam daftar destinasi wisata saat liburan. Pasalnya, daerah yang dipimpin oleh Aswari Rivai itu menawarkan beragam pesona yang bisa membuat wisatawan terhipnotis.

Menjuluki Lahat dengan Negeri Seribu Curup tidaklah berlebihan, karena daerah tersebut telah mendapatkan rekor MURI dengan kategori sebagai daerah dengan air terjun terbanyak di Indonesia. Beragam bentuk dan ukuran air terjun terdapat di Kabupaten Lahat.

Curup Lintang merupakan salah satu anugerah Tuhan yang dimiliki oleh Lahat. Air terjun Lintang memiliki dua buah pancuran, yang membuat air terjun ini juga punya dua nama. Curup yang bertingkat dua dan memiliki ketinggian 30 meter dan 50 meter tersebut bernama Curup Lintang Besar.

(foto: Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Lahat)

Sedangkan Curup yang memiliki ketinggian 90 meter dinamakan Curup Lintang Kecil. Kabarnya, Curup Lintang Kecil merupakan air terjun tertinggi yang ada di Kabupaten Lahat. Di sekitar lingkungan air terjun terdapat banyak pepohonan yang rindang dan lebat, sehingga menyulitkan wisatawan untuk mengabadikan gambar kedua air terjun ini.

Pesona kedua Curup Lintang membuat para pengunjung kagum dan tidak bisa berkata sepatah katapun kecuali pujian terhadap Allah SWT. Keindahannya bak harta yang tersembunyi di tengah rimba. Tersihir boleh, tapi jangan lupa untuk tetap mencari spot untuk mengabadikan air terjun nan cantik ini.

(foto: Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Lahat)

Anda yang penasaran dengan keindahan kedua curup bisa mengambil arah menuju Desa Sinjar Bulan, Kabupaten Lahat. Tapi, jika bertandang ke Air Terjun Lintang, sebaiknya ditemani oleh petugas kecamatan yang ada di Kantor Camat Gumay Ulu atau dengan penduduk yang tahu lokasi curup.

Sebab, menurut pengalaman para traveller yang sudah ke sana, jalur setapak yang dilewati sangat jarang dilalui oleh manusia, bisa-bisa Anda tersesat. Dari desa terdekat menuju air terjun jaraknya hanya 5 kilometer, tapi medan yang dilalui menanjak kemiringan 45 derajat dan juga harus melalui aliran sungai.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini