Dinyatakan Dokter Meninggal, Bayi Lahir Prematur Ini Hidup Kembali

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Selasa 20 Juni 2017 11:14 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 20 481 1720498 dinyatakan-dokter-meninggal-bayi-lahir-prematur-ini-hidup-kembali-EWoOSeSqjN.jpg Ilustrasi (Foto: Zeenews)

BAYI berusia 5 bulan yang telah dinyatakan oleh dokter meninggal dunia, secara mengejutkan hidup kembali. Seperti apa kisahnya?

Kisah ini terjadi pada Minggu pagi, lusa kemarin. Seorang wanita berusia 28 tahun, di bulan ke-5 kehamilannya, menjalani operasi darurat setelah dibawa ke rumah sakit dengan kondisi perdarahan hebat.

Seorang anggota keluarga yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan, operasi dilakukan sekira pukul 05.45 pagi. Namun, 30 menit kemudian, staf medis Rumah Sakit Safdarjung di Delhi, India, menyatakan bahwa bayi prematur tersebut telah meninggal dunia.

"Sekira pukul 06.15, kami diberitahu bahwa bayi itu lahir, tapi meninggal dunia. Karenanya, mereka membungkus bayi itu dengan sehelai kain dan polythene, lalu menyerahkannya kepada kami," kata seorang anggota keluarga yang dikutip Zeenews, Selasa (20/6/2017).

Namun, ketika membawa bayi prematur itu ke tempat kremasi, anggota keluarga merasakan gerakan dari bayi tersebut. Saat membukanya, anggota keluarga terkejut bahwa bayi prematur tersebut masih hidup dengan menggerakkan jari tangan dan kakinya.

Setelah itu, anggota keluarga segera bergegas kembali ke Departemen Darurat Rumah Sakit Safdarjung dan berkonsultasi dengan para dokter. Bayi tersebut akhirnya dirawat, dan anggota keluarga menuduh dokter telah melakukan kelalaian medis.

Pratima Mittal, kepala Departemen Ginekologi dan Obstetri Rumah Sakit Safdarjung, mengatakan, ada norma medis yang melarang dokter 'menghidupkan' kembali bayi yang prematur dengan berat di bawah 500 gram, jika awalnya ditemukan tidak bernyawa.

"Saya akan menyebutnya aborsi trimester kedua, karena wanita tersebut sudah hamil 5 bulan, dan ada peraturan internasional bahwa seharusnya tidak ada usaha untuk menghidupkan kembali bayi prematur yang ditemukan meninggal serta memiliki berat di bawah 500 gram. Para dokter mengikuti norma dan tidak berusaha menghidupkannya kembali," jelas Mittal.

Selama trimester kedua kehamilan, jari tangan dan jari kaki sudah berfungsi dengan baik, bahkan bisa menghisap ibu jarinya, menguap, meregang, dan membentuk wajah saat sistem saraf mulai berfungsi pada saat dalam kandungan. Sementara itu, untuk kasus tersebut, Mittal mengatakan bahwa penyelidikan akan dimulai untuk memastikan penyebab di balik insiden ini.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini