Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengecek Kolesterol?

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 29 Juni 2017 04:12 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 06 24 481 1724109 kapan-waktu-yang-tepat-untuk-mengecek-kolesterol-N4ZFnDC65a.jpg Ilustrasi (Foto: Medicalnewstoday)

KOLESTEROL adalah komponen lemak di dalam tubuh yang berada di dalam darah. Jika kadar kolesterol darah yang kemudian bisa menyumbat pembuluh darah. Hal inilah yang membuat orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi bisa terkena serangan jantung atau stroke.

Pola hidup sehat memang disarankan untuk menjaga kadar kolesterol di dalam tubuh. Pola makan dan olahraga teratur menjadi kunci untuk terhindar dari penyakit tinggi. Namun perubahan gaya hidup yang terkadang membuat kita makan seenaknya membuat kita tidak sadar bahwa kolesterol kita tinggi. Lalu kapan waktu yang tepat untuk kita mengecek kolesterol ke dokter?

Menurut dr Fransiscus Ari, Sp.PD, dokter spesialis penyakit dalam Rumah Sakit Pondok Indah, Bintaro Jaya umumnya laki-laki di atas umur 35 tahun dan perempuan di atas 45 tahun wajib memeriksakan kadar kolesterolnya ke dokter. Jika hasil tes menunjukkan bahwa kadar kolesterolnya tinggi, mereka harus mengonsumsi obat-obatan yang diberikan oleh dokter.

Mengapa harus dilakukan cek ke dokter? Karena biasanya jika kadar kolesterol Anda tinggi tidak menunjukkan gejala. Maka dari itu, untuk menghindari diri dari penyakit yang lebih serius, Anda harus rajin cek ke dokter. Dr Frans menyarankan untuk mengecek kolesterol tiga bulan sekali. Hal itu dikarenakan kolesterol tidak naik atau turun secara drastis.

Kolesterol perlu waktu dan naik atau turun secara bertahap. Itulah sebabnya mengapa para dokter memberikan obat-obatan untuk Anda rajin konsumsi dan meminta Anda kembali lagi setelah tiga bulan jika kadar kolesterol tinggi.

Obat-obatan yang diberikan dokter bisa menurunkan kadar kolesterol 20% hingga 40%. Selebihnya, untuk menormalkan kembali kadar kolesterol, Anda harus memperhatikan asupan makanan.

Hal itu pula yang menjadi alasan agar orang yang memiliki kadar kolesterol normal untuk tetap mengecek ke dokter. Karena kadar kolesterol tidak naik secara drastis. Terkadang kita sering lupa memperhatikan asupan makanan karena merasa tubuh sehat sehingga makan apapun yang kita suka. Padahal, bisa saja makanan yang kita makan membuat kadar kolesterol menjadi tinggi.

Sekarang ini, banyak produsen obat yang menjual obat penurun kolesterol di pasaran. Namun, bila kadar kolesterol tinggi, Anda disarankan untuk tetap rajin mengonsumsi obat yang telah diberikan oleh dokter. Dr Frans mengatakan bahwa obat yang dijual di pasaran kemungkinannya kecil untuk menurunkan kolesterol.

“Umumnya obat di pasaran hanya untuk menyeimbangkan kadar kolesterol di dalam darah. Karena obat-obatan itu mengandung omega-3 dan omega-6. Omega-3 bisa menurunkan trigliserida dan omega-6 bisa meningkatkan HDL,” tutur dr Frans.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini