Kurang Tidur Membuat Anda Lebih Cemas

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 30 Juni 2017 21:55 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 30 481 1726318 kurang-tidur-membuat-anda-lebih-cemas-MfWAX81Ky4.jpg Efek Kurang Tidur (Foto: Shutterstock)

KURANG tidur bisa mengakibatkan kelelahan pada tubuh. Bahkan seorang dokter anestesi di Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro Jaya, dr Stefanus Taofik, Sp.An, awalnya diduga meninggal karena kelelahan usai berjaga saat Lebaran.

Namun ternyata, kurang tidur bukan hanya menyebabkan kelelahan. Sebuah penelitian baru mengungkapkan bahwa waktu tidur yang terlambat dapat memicu pemikiran obsesif dan perilaku kompulsif. Dilansir dari Daily Mail, Jumat (30/6/2017), mereka yang tidur pada jam 03.00 pagi secara signifikan dapat mengubah kemampuan diri untuk mengendalikan pikiran obsesif dan perilaku kompulsif keesokan harinya.

Penulis studi dari Binghamton University, New York, Jessica Schubert mengatakan, "Mungkin saja ada sesuatu yang dapat mengurangi kemampuan Anda untuk mengendalikan pikiran dan perilaku. Mereka yang kurang tidur bisa mengalami kesulitan menafsirkan gagasan dari karakteristik obsesinya. Bahkan ada juga yang sulit menahan diri dari perilaku kompulsif."

Periset dari Binghamton University menganalisis 20 orang dengan gangguan obsesif kompulsif dan 10 orang tanpa diagnosis resmi tapi menunjukkan gejala gangguan. Rata-rata peserta baru tidur pada pukul 00.30. Dan 40 persen tidur pada pukul 3 pagi. Hasil penelitian yang dipresentasikan pada konferensi SLEEP tahunan di Boston menunjukkan bahwa peserta yang tidur lebih lambat tidur secara signifikan mengubah kemampuannya untuk mengendalikan pikiran obsesif dan perilaku kompulsif pada esok hari.

"Kami benar-benar tertarik bagaimana caranya waktu tidur yang tidak biasa dapat mempengaruhi fungsi kognitif. Salah satu kemungkinannya adalah kontrol impuls. Mungkin ada sesuatu di balik pergeseran waktu tidur yang bisa mengurangi kemampuan untuk mengendalikan pikiran dan perilaku. Mereka yang kurang tidur lebih sulit untuk mengabaikan pemikiran yang mengganggu karakteristik obsesi. Akibatnya mereka menahan diri dari perilaku kompulsif yang dirancang untuk mengurangi kecemasan karena pikiran obsesif," ujar Schubert. Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa kurang tidur dapat menimbulkan kecemasan yang berlebih.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini