nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Belajar dari Kasus Meninggalnya Dokter Anestesi, Ini Fakta Buruk tentang Begadang!

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 30 Juni 2017 23:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 06 30 481 1726336 belajar-dari-kasus-meninggalnya-dokter-anestesi-ini-fakta-buruk-tentang-begadang-TAikPylTC4.jpeg Efek Kurang Tidur (Foto: Huffingtonpost)

BEBERAPA hari lalu, media sosial sempat dibuat heboh dengan berita meninggalnya seorang dokter anestesi, dr Stefanus Taofik saat tengah berjaga di Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro Jaya. Dr Stefanus diduga kelelahan karena harus berjaga lima hari berturut-turut. Namun belakangan diketahui bahwa dr Stefanus hanya berjaga 2x24 jam saja.

Sebagai dokter anestesi, berjaga 2x24 jam bukan berarti mata harus melek terus. Dokter anestesi bisa tetap beristirahat tapi jika ada panggilan emergensi harus segera datang. Tapi tidak menutup kemungkinan seorang dokter anestesi harus begadang karena menangani pasien. Hal ini tentunya tidak baik bagi kesehatan.

Namun, begadang bukan hanya terjadi pada dokter. Padatnya aktivitas terkadang membuat kita harus terjaga sepanjang malam karena dikejar deadline. Akibatnya tubuh menjadi kurang tidur. Jika hal itu berlangsung dalam jangka panjang tentunya dapat membahayakan kesehatan tubuh.

Dilansir dari Huff Post, Jumat (30/6/2017), kerugian yang ditimbulkan akibat kurang tidur dalam jangka pendek adalah suasana hati yang tidak menentu dan kurangnya kemampuan untuk fokus. Namun kurang tidur dalam jangka waktu panjang dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan serius.

Anda yang sering begadang harus hati-hati karena besar kemungkinan Anda untuk terserang penyakit seperti serangan jantung, stroke, diabetes tipe 2, dan obesitas. Hal itu terjadi karena saat kurang tidur, tubuh terlalu banyak mengeluarkan hormon kortisol, hormon penyebab stres.

Selain itu, kurang tidur juga menyebabkan kadar testosteron berkurang dan menurunkan jumlah sperma. Kurang tidur juga membuat tubuh kesulitan membakar kalori makanan yang Anda konsumsi. Mereka yang begadang juga cenderung mudah lapar sehingga bawaannya ingin makan terus. Hal itulah yang membuat orang yang tidurnya kurang dari 6 jam, 30% cenderung lebih gemuk dibanding mereka yang tidur 7 sampai 9 jam semalam.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini