nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Rindu Kampung Halaman, Beratnya Berpuasa & Lebaran di Negeri Orang

Dada Sathilla, Jurnalis · Minggu 02 Juli 2017 12:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 07 02 406 1726778 cerita-rindu-kampung-halaman-beratnya-berpuasa-lebaran-di-negeri-orang-Dcu4gTP8fj.jpg Lebaran dan Puasa di Hanoi Vietnam (Foto: Sabra/Kontributor)

Di ibukota Vietnam, Hanoi, ada sekitar 200 orang Indonesia yang menetap disana. Mereka kebanyakan merupakan pegawai kedutaan, pelajar dan karyawan. Tinggal di negara non muslim, mereka mengalami susah senangnya bepuasa dan merayakan Idul Fitri di negara orang. 

Aris merupakan salah seorang warga Indonesia yang tinggal di Hanoi sejak 1 tahun lalu. Ramadan kali ini merupakan kedua kalinya ia merasakan beratnya berpuasa di negara non muslim.

"Ramadan saya merasa bisa tetap segar karena orang - orang di sekitar saya tidak ada yang berpuasa jadi rasanya seperti hari biasa, tetap bekerja. Masjid disini hanya ada satu di Hoan Kiem namun karena saya tinggalnya jauh yaitu di Tay Ho maka saya tidak pernah mendengar adzan, karena itu saya selalu menggunakan aplikasi adzan di hape," ucapnya.

Aris mengakui puasa di Hanoi lumayan menantang karena waktu puasa disini lebih lama 1 jam apabila dibandingkan dengan di Indonesia. Tantangan lainnya adalah cuaca yang sangat panas. Tahun ini Ramadan jauh saat musim panas. Di Hanoi suhu udara saat musim panas berkisar antara 34 hingga 41 derajat celcius.

Lain halnya dengan Risda yang juga sudah tinggal di Hanoi sejak tahun lalu. Gadis asal Jakarta memastikan puasanya sempurna. " Disini hampir semua tempat makan tidak halal. Ada beberapa restoran halal tapi tidak di dekat tempat tinggal saya di distrik Dong Da. Makanya saya setiap hari masak sendiri untuk buka dan sahur. Bahan makanan ada yang saya bawa dari Indonesia sisanya beli di supermarket ", ujarnya.

Sementara itu Sarah yang bekerja di Hanoi sebagai guru mengaku berpuasa di Hanoi tahun ini terasa berat. Ia membandingkan dengan bulan Ramadan di Indonesia. "Kalau di Indonesia semua tempat makan menutupi warungnya, disini tidak. Jadi godaannya makin berat. Apalagi disekitar kita gak ada yang puasa. Pokoknya harus kuat iman karena udaranya panas banget," bebernya.

Selain memasak sendiri, biasanya orang Indonesia yang tinggal di Hanoi memilih untuk berbuka puasa bersama di Masjid Al - Noor Hanoi. Disini disediakan makanan buka puasa dari berbagai negara muslim. Makanan diberikan gratis. Setelah buka puasa bersama, akan dilanjutkan dengan sholat tarawih berjamaah.

Idul Fitri 1438 Hijriah jatuh pada Minggu, 25 Juni. Warga Indonesia yang tinggal di Hanoi biasanya melaksanakan sholat Eid di masjid Al - Noor di distrik Hoan Kiem, Hanoi. Masjid ini merupakan satu-satunya masjid di wilayah Vietnam bagian utara.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini