Share

Minum Susu Rendah Lemak Meningkatkan Risiko Penyakit Parkinson

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 04 Juli 2017 06:15 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 03 481 1727163 minum-susu-rendah-lemak-meningkatkan-risiko-penyakit-parkinson-yhzPs44U0U.jpg Ilustrasi (Foto: Boldsky)

KEBIASAAN mengonsumsi susu rendah lemak sepertinya harus lebih diperhatikan. Alih-alih menginginkan asupan lemak yang lebih sedikit, penyakit Parkinson bisa saja menyerang tubuh Anda.

Dilansir dari Science Daily, Menurut studi besar yang diterbitkan dalam edisi online pada 7 Juni 2017, Jurnal Medis American Academy of Neurology menyatakan minum lebih dari satu orsi susu rendah lemak dikatkan dengan risiko meningkatkan penyakit parkison. Kenaikan risiko tersebut sebanyak 34%.

Dijelaskan Katherine C Hughes ScD dari Harvard T H Chan School of Public Health di Boston, studi yang dilakukannya menganalisis kaitan antara susu dan penyakit Parkinson. Hasilnya memberikan bukti, adanya peningkatan risiko parkison dengan mengonsumsi susu rendah lemak. Produk susu seperti itu, berpotensi menjadi faktor risiko meningkatan penyakit yang bisa merusak otak dan syaraf progresif.

Untuk penelitian ini, peneliti menganalisis data sekitar 25 tahun pada 80.736 perempuan yang terdaftar dalam Nurses 'Health Study dan 48.610 pria yang terdaftar dalam Studi Tindak Lanjut Profesi Kesehatan. Peserta dalam penelitian ini menyelesaikan kuesioner kesehatan setiap 2 tahun sekali dan kuesioner diet setiap 4 tahun sekali.

Selama waktu itu, pada 1.036 orang terjadi perkembangan Parkinson di dalam tubuhnya. Periset meneliti jenis susu apa yang dikonsumsi setiap orang, termasuk susu, krim, keju, yoghurt, es krim, mentega, dan margarin.

Mereka kemudian melihat apakah susu full-fat, seperti susu utuh, dikaitkan dengan risiko penyakit Parkinson; hasilnya tidak ada kaitannya sama sekali. Namun, mereka yang mengkonsumsi setidaknya 3 porsi susu rendah lemak per hari memiliki kesempatan 34% lebih besar untuk mengembangkan Parkinson daripada orang-orang yang mengkonsumsi kurang dari 1 porsi per hari.

Para periset juga menemukan, ketika melihat secara khusus konsumsi susu skim dan rendah lemak, ada kemungkinan 39% lebih banyak risiko peningkatan Parkinson untuk orang-orang yang mengonsumsi lebih dari 1 porsi per hari dibandingkan mereka yang mengkonsumsi kurang dari 1 porsi per minggu. Makan yoghurt beku juga dikaitkan dengan sedikit peningkatan risiko.

Dalam sebuah meta-analisis, para peneliti menemukan bahwa asupan susu total dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit Parkinson. Kesimpulan keseluruhan dari penelitian ini adalah bahwa seringnya konsumsi produk susu dikaitkan dengan sedikit peningkatan risiko penyakit Parkinson.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini