Berbobot 245 Kg, Wanita Asal AS Terobsesi Miliki Pinggul Terbesar di Dunia

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 05 Juli 2017 15:43 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 05 481 1729278 berbobot-245-kg-wanita-asal-as-terobsesi-miliki-pinggul-terbesar-di-dunia-X3cWz2a0Cx.jpg Bobbi-Jo ingin miliki pinggul terbesar di dunia (Foto: Dailymail)

SETIAP wanita tentunya menginginkan bentuk tubuh yang sempurna termasuk pinggul. Namun tidak dengan Bobbi-Jo Westley. Wanita berusia 43 tahun itu menginginkan bentuk pinggulnya menjadi yang terbesar di dunia.

Wanita asal Pennsylvania itu memiliki berat badan 542 pound atau setara dengan 245 kg. Dirinya mengabaikan peringatan dokter tentang bahaya dari ukuran tubuhnya yang terlampau besar. Saat ini, Bobbi-Jo memiliki pinggul berukuran 95 inci atau 241 cm. Dirinya berharap bisa mengalahkan Mikel Ruffinelli yang berasal dari Los Angeles dan memiliki ukuran pinggul 99 inci atau 251 cm.

“Pinggulku inilah yang membut diriku unik. Aku merasa inilah diriku yang sebenarnya. Aku agak terkejut ketika mengetahui orang-orang di luar sana menyukai bentuk tubuhku,” ujar Bobbi-Jo seperti yang dilansir dari Dailymail, Rabu (5/7/2017).

Ketika ada orang di media sosial yang memberi komentar negatif tentang bentuk tubuhnya, Bobbi-Jo tidak pernah ambil pusing. Dirinya menyadari bahwa dirinya memang benar-benar gemuk. Bahkan dengan perkembangan media online, Bobbi-Jo bisa menjadikan bentuk tubuhnya sebagai mata pencaharian. Dirinya secara teratur berpose di webcam untuk mereka yang menyukai bentuk tubuhnya dan bisa menghasilkan $ 2.000 setiap jamnya.

“Ketika melakukan hal itu, saya mendapatkan bermacam hadiah dan pesan dari para penggemar. Bahkan yang membuat sulit adalah ketika beberapa orang bertanya maukah saya menikah dengannya, padahal saya sudah bersuami,” ungkap Bobbi-Jo.

Bobbi-Jo bukannya tidak menyadari bahwa bentuk tubuhnya tidak sehat. Dia mengatakan bahwa dirinya takut mati, maka dari itu ia mengejar sesuatu yang harus dilakukan, yaitu memiliki pinggul terbesar di dunia. Dengan bentuk tubuhnya, Bobbi-Jo mengalami kesulitan saat berjalan dan kehabisan napas walau hanya berjalan sebentar. Bahkan untuk keluar pintu, dirinya harus memiringkan badannya.

Semula, Bobbi-Jo mengaitkan kenaikan berat badannya dengan diagnosis terhadap tubuhnya 6 tahun lalu bahwa tiroidnya kurang aktif. Namun, ketika dia melakukan kunjungan ke rumah Nadia Sharifi, ahli gizi itu tidak yakin dengan penjelasan Bobbi-Jo. Sharifi mengatakan gaya hidup Bobbi-Jo lah yang membuat badannya seukuran sekarang.

“Hormon, golongan darah, keturunan, atau masalah tiroid hanya memainkan peran kecil. Pada akhirnya yang menentukan bentuk tubuh kita adalah apa yang masuk ke mulut kita,” ujar Sharifi.

Menurut Sharifi, Bobbi-Jo harus menghilangkan 90 kg dari bobot tubuhnya dan mulai makan sehat. Apabila Bobbi-Jo tetap melanjutkan gaya hidupnya tak sehat, dirinya harus menghadapi kematian dini.

“Ini benar-benar pilihan hidup atau mati. Bentuk tubuhnya saat ini benar-benar seperti bom waktu yang tinggal menunggu saat yang tepat untuk meledak,” pungkas Sharifi.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini