FOOD STORY: Bannang-bannang, Kue Mirip Benang Kusut Wajib Disuguhkan pada Pernikahan Adat Makassar

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 07 Juli 2017 07:30 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 06 298 1730234 food-story-bannang-bannang-kue-mirip-benang-kusut-wajib-disuguhkan-pada-pernikahan-adat-makassar-gMOBGDhvdn.jpg Kue bannang-bannang khas Makassar untuk pernikahan (Foto:Instgaram)

SEBELUM tren prasmanan dikenal banyak orang, resepsi pernikahan di Indonesia masih dilangsungkan secara tradisional. Hal tersebut juga meliputi menu makanan yang disajikan.

Beberapa daerah bahkan memiliki menu makanan khusus yang hanya disajikan pada acara pernikahan saja. Salah satunya adalah Kota Anging Mamiri Makassar. Dilansir dari berbagai sumber, Kamis (6/7/2017), berikut beberapa jenis kue yang wajib disajikan pada acara pernikahan orang Makassar.

 

Cucuru bayao


Ciri khas hidangan yang satu ini memiliki aroma dan rasa yang begitu kuat. Cucuru bayao terbuat dari puluhan kuning telur, kenari, dan gula pasir murni. Rasanya yang manis menyimbolkan harapan bagi pasangan yang menikah agar dapat mengarungi kehidupan dengan penuh kebahagian.

Bannang-bannang


Sekilas, bannang-bannang terlihat seperti benang kusut berbentuk persegi panjang. Makanan ini memiliki sensasi gurih dan manis yang sangat khas, dan biasanya disantap bersama secangkir teh hangat. Masyarakat Makassar percaya bahwa bannang-bannang merupakan simbol kekekalan dan ketidakputusaan, termasuk dalam menjalani kehidupan pernikahan.

Sikaporo

A post shared by Ayyu W R (@ayyucz) on Jul 5, 2017 at 9:37pm PDT


Kue ini memiliki cira rasa manis dengan tekstur lembut karena terbuat dari tepung beras, santan, dan sedikit gula pasir. Sikaporo disimbolkan sebagai bentuk kelembutan dan kesederhanaan yang terbina dalam hubungan rumah tangga.

Ajoa

Di Sulawesi Selatan, ajoa dikenal sebagai alat yang dipasang pada dua leher kerbau yang digunakan membajak sawah. Alat inilah yang ditiru dan dibuat dalam bentuk kue kering bercita rasa manis, lembut, dan renyah. Menurut penduduk setempat, kue ini menyimbolkan kerjasama kedua pasangan dalam menjalani rumah tangga.

Se'ro-se'ro

 

Se'ro-se'ro merupakan kue kering bercita rasa manis yang terbuat dari tepung beras, telur, dan tepung kanji. Bentuk kue ini menyerupai timba yang dalam bahasa Makassar dikenal dengan sebutan se'ro. Menurut berbagai referensi, se'ro-se'ro dalam pernikahan Makassar bermakna bahwa kedua mempelai akan melayani dan saling mengisi kekurangan masing-masing.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini