nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

FOOD STORY: Muasal Lapek Bugih, si Lengket yang Bercita Rasa Manis dari Tanah Riau

Devi Setya Lestari, Jurnalis · Sabtu 08 Juli 2017 08:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 07 07 298 1731319 food-story-muasal-lapek-bugih-si-lengket-yang-bercita-rasa-manis-dari-tanah-riau-5nwURlvNd7.jpg Lapek bugih (Foto:Twiscy)

LAPEK bugih termasuk kue tradisional khas Riau yang cukup populer. Di beberapa daerah kue ini juga populer namun dengan nama dan varian yang agak berbeda. Lalu bagaimana dengan lapek bugih, seperti apa kudapan manis khas Riau ini?

Kue lapek bugih ini memiliki bentuk segitiga atau kerucut layaknya piramida. Balutan daun pisang yang membungkusnya jadi salah satu ciri khas kue ini. Tekstur kue ini cenderung lengket dan kenyal dengan rasa gurih khas santan dan manis pada bagian isi tengahnya.

 

A post shared by Adek Mailisa (@adekmailisa) on


Bagian isinya memiliki rasa manis karena terbuat dari unti atau campuran kelapa parut dan gula merah. Lapek bugih ini terbuat dari bahan dasar tepung ketan hitam atau putih, namun beberapa masyarakat mengolahnya dengan campuran kedua tepung ini.

Melihat bahan baku pembuatannya, lapek bugih ini terlihat mirip dengan kue bugis khas Betawi atau kue mendut yang banyak dibuat di Jawa Tengah. Tapi khusus untuk lapek bugih, ada sejarah dibaliknya.

Konon ceritanya kue ini berasal dari tanah Bugis, Makassar. Seorang pelayar Bugis memperkenalkan kue ini pada masyarakat Minang. Hingga kini kue ini masih jadi kue tradisional yang cukup populer. Dan popularitasnya semakin meningkat saat memasuki bulan Ramadan.

Sebagai makanan penutup, kue ini juga kerap hadir sebagai pencuci mulit pada tradisi makan ala Bajamba atau pelengkap makan dalam tradisi Maanta pabukoan yakni tradisi masyarakat saat memasuki bulan Ramadan. Tradisi ini dilakukan oleh seorang menantu yang mengirim kue ke mertuanya.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini