nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Awas, Tidak Habiskan Antibiotik dari Dokter Bisa Bikin Anda Kebal Obat

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 07 Juli 2017 17:46 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 07 07 481 1731214 awas-tidak-habiskan-antibiotik-dari-dokter-bisa-bikin-anda-kebal-obat-SkQ5t4YdTD.jpg Ilustrasi (Foto: Sobernation)

TUBERKULOSIS (TB) masih menjadi penyakit yang cukup banyak diderita masyarakat Yogyakarta. Salah satu alasannya adalah masyarakat di Kota Gugdeg itu sudah banyak yang resistansi terhadap obat TB.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Munawar Gani usai bertemu dengan Wakil Gubernur DIY Paku Alam X di Kepatihan Yogyakarta, Rabu 5 Juli 2017. Data yang terhimpun, Pasien TB di Yogyakarta dicurigai sebanyak 6.269 kasus. Namun yang terbukti terkena masalah paru hanya 2.977 kasus atau sekitar 30 persennya. Sedangkan angka kasus resistensi obat TB itu sendiri mencapai 15 persen.

Dari fakta tersebut menjelaskan bahwa sekarang ini tubuh manusia semakin rentan terhadap resistensi obat. Banyak faktor yang membuat tubuh akhirnya kebal obat. Salah satunya adalah penggunaan obat antimikroba untuk jangka waktu yang panjang. Diketahui, ketika obat antimikroba terlalu lama diberikan pada tubuh, mikroba baru malah akan tumbuh dan itu akan menjadi bakal membuat tubuh semakin resisten.

Dilansir dari Infection Control, ada lima penyebab tubuh akhirnya resisten terhadap obat antibiotik.

1. Pasien tidak menghabiskan antibiotik yang seharusnya dihabiskan

Kasus ini sepertinya cukup sering dilakukan. Ketika tubuh merasa sudah lebih baik atau bahkan sembuh, obat antibiotik pun sudah tidak lagi dikonsumsi. Padahal, di kemasannya saja sudah jelas tertulis “Habiskan”. Karena itu juga akhirnya tubuh bisa resisten terhadap antibiotik.

2. Mengonsumsi obat antibiotik yang irasional

Mungkin tak banyak yang tahu, jika setiap penyakit tidak melulu membutuhkan antibiotik. Kebiasaan mengonsumsi obat antibiotik padahal penyakit yang diderita tidak membutuhkan antibiotik juga menjadi faktor tubuh menjadi kebal obat.

3. Penggunaan obat antimikroba untuk ternak yang tidak tepat

Hampir separuh dari produksi antibiotik di dunia digunakan untuk suplemen pada pakan ternak. Kadar antibiotik yang rendah pada ternak memudahkan untuk tumbuhnya mikroba resisten. Sampai sekarang ini, mikroba yang telah resisten adalah vancomycin-resisten enterococci, Campylobacter, dan Salmonella SP.

4. Kebersihan dan sanitasi yang buruk

Kebersihan tempat tinggal juga menjadi salah satu hal yang penting untuk diperhatikan. Lingkungan yang tidak bersih juga menimbulkan risiko masuknya mikroba baru yang mungkin belum dikenali tubuh.

5. Faktor lainnya

Ini misalnya, kemudahan transportasi umum dimana setiap hari Anda akan bertemu dengan orang baru yang mungkin saja menularkan mikrob ayng baru di tubuh Anda. Kemudian perilaku seksual juga menjadi alasan lain tubuh bisa resisten terhadap obat.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini