nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jenguk Teman di RS, Jangan Bicarakan Penyakit, Bisa Bikin Dia Stres!

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 07 Juli 2017 18:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 07 07 481 1731234 jenguk-teman-di-rs-jangan-bicarakan-penyakit-bisa-bikin-dia-stres-jbCZz6vM4f.jpg Ilustrasi (Foto: Readersdigest)

KETIKA teman atau kerabat Anda dirawat di rumah sakit, tentunya Anda ingin menjenguknya karena peduli dengan mereka. Tapi, sebelum menjenguk mereka, ada sejumlah aturan yang harus Anda ikuti.

Dilansir dari Reader’s Digest, Jumat (7/7/2017), Anda bukan hanya diminta untuk mengikuti aturan dari rumah sakit mengenai jam berkunjung. Lalu, apa saja aturan yang harus Anda ikuti? Yuk, disimak.

Jangan menjenguk ketika sedang sakit

Hal ini mungkin sering Anda dengar. Menjenguk seseorang di rumah sakit saat kondisi sedang tidak fit memang bisa membuat Anda tertular. Namun ternyata, hal itu bukan hanya bisa merugikan Anda. Pasien yang sedang sakit daya tahan tubuhnya melemah. Virus yang Anda bawa saat menjenguk ketika sedang sakit, bisa membuat pasien bertambah sakit. Sebab, kondisi pasien lebih rentan terhadap infeksi.

Jangan membawa makanan dan buah-buahan

Ketika seseorang dirawat di rumah sakit, dokter dan tim medis lainnya telah membuat daftar makanan yang bisa membantu pasien lebih cepat sembuh. Membawa makanan atau buah-buahan yang tidak sesuai dengan anjuran dokter bisa memperburuk kondisi pasien. Membawa bunga pun tidak disarankan, sebab bisa saja ada spora jamur yang menempel pada bunga dan dapat menginfeksi pasien.

Jangan membandingkan cerita medis

Saat menjenguk, tentunya Anda akan mengobrol dengan pasien. Tapi hindarilah topik yang membicarakan tentang penyakit pasien, terlebih apabila pasien mengidap penyakit yang serius. Sebagai contoh, pasien yang Anda jenguk menderita penyakit kanker, Anda tidak disarankan untuk bercerita tentang orang lain yang menderita penyakit serupa dan lebih parah. Hal itu hanya akan membuat pasien menjadi stres dan tidak bersemangat menjalani proses penyembuhan karena takut berakibat sama. Selain itu, Anda juga tidak boleh menceritakan kabar buruk.

Jangan memberi obat lain

Tak sedikit orang yang menginginkan keluarga atau temannya yang sakit untuk cepat sembuh. Terkadang mereka menyarankan pasien untuk mengonsumsi obat-obatan di luar anjuran dokter. Hal itu biasanya dilakukan saat melihat ketika orang lain lekas sembuh ketika mengonsumsi obat-obatan yang disarankan. Namun ketahuilah, rasa sakit dan ambang batas sakit pada tiap orang berbeda-beda. Jadi bisa saja obat itu tidak berdampak pada teman atau keluarga Anda.

Jangan makan makanan pasien

Pasien yang dirawat di rumah sakit biasanya tidak nafsu makan dan malas menghabiskan makanan rumah sakit. Walaupun menu makanannya terlihat enak bagi Anda, jangan terpikirkan untuk menghabiskan makanan itu. Sebab, dokter dan tim medis lain bisa merasa keadaan pasien sudah bertambah baik karena menghabiskan makanannya. Dokter bisa menganggap pasien mendapat nutrisi yang baik padahal tidak.

Jangan terlalu emosional

Pasien yang Anda jenguk kemungkinan kondisinya sangat memperihatinkan. Anda harus bisa mengendalikan diri dan jangan terlalu emosional saat melihat kondisi pasien secara langsung. Sebab ketika melihat reaksi Anda yang emosional, pasien bisa merasa lebih stres.

Hormati teman sekamar pasien

Bisa saja pasien yang Anda jenguk berada dalam ruangan yang harus berbagi dengan pasien lain. Anda diharapkan untuk tidak membuat kebisingan. Sebab, hal itu bisa membuat pasien lain tidak nyaman dan kehilangan waktu untuk beristirahat.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini