nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Konsumsi Minyak Kelapa dan Mentega Kakao Ampuh Obati Radang Usus

Tiara Putri, Jurnalis · Sabtu 08 Juli 2017 10:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 07 08 481 1731648 konsumsi-minyak-kelapa-dan-mentega-kakao-ampuh-obati-radang-usus-G0owHXAgYO.jpg Minyak kelapa dan mentega kakao (Foto: Readersdigest)

MEMILIKI penyakit Crohn tentunya tidak diinginkan oleh siapa pun. Sebab penyakit Crohn adalah sumber penderitaan yang konstan bagi penderitanya. Kondisi kronis pada penyakit ini memicu peradangan pada saluran pencernaan yang biasanya ditemukan di usus halus.

Apabila Anda mengalami gejala seperti diare persisten, kram perut, nyeri sendi, penurunan berat badan, dan anemia, bisa jadi menderita penyakit Crohn. Penyakit ini tergolong penyakit yang sulit diobati dan kini banyak menyerang generasi milenial. Namun sebuah penelitian baru menunjukkan, untuk menjinakkan penyakit ini diperlukan perubahan diet.

Penyakit ini disebabkan karena sistem kekebalan tubuh terlalu aktif, sehingga menganggap bakteri di usus yang tidak berbahaya adalah musuh asing yang harus dibasmi. Hal itu membuat bakteri merespons dengan memproduksi peradangan. Biasanya perawatan standar yang dilakukan oleh dokter adalah anti-inflamasi dan penekanan kekebalan.

Studi baru dari Case Western Reserve University School of Medicine (CWRU-M) menunjukkan, makanan yang kaya lemak dan minyak sehat seperti minyak kelapa atau mentega kakao dapat menyebabkan perubahan spesifik pada bakteri usus. Hal ini bisa melawan peradangan yang berbahaya di usus.

Penelitian ini dilakukan pada seekor tikus yang terinfeksi penyakit mirip Crohn. Tikus diberikan sedikit makanan yang mengandung konsentrasi minyak kelapa atau mentega kakao. Hasilnya menunjukkan, setelah mengonsumsi makanan itu, bakteri yang menyebabkan peradangan usus berkurang hingga 30%.

Dari hasil penelitian didapatkan kesimpulan, mereka yang memiliki penyakit Crohn lebih baik mengonsumsi lemak baik karena bisa menguntungkan. Selain itu, hal ini juga bisa membantu dokter untuk mengidentifikasi bakteri yang harus digunakan dalam suplemen probiotik untuk mengobati pasien.

“Kami berharap hal ini bisa bermanfaat bagi beberapa pasien dan tidak memiliki efek samping serta risiko yang membutuhkan perawatan medis. Triknya adalah benar-benar menemukan lemak baik yang bisa dikonsumsi oleh pasien Crohn untuk mengobati penyakitnya,” ujar Alexander Rodriguez-Palacios, DVM, DVSc, PhD, penulis utama penelitian yang juga asisten profesor di CWRU-M seperti yang dikutip dari Reader’s Digest, Sabtu (8/7/2017).

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini