nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengerikan! Potongan Ikan Ini Meronta Meski Kepalanya Telah Dipotong

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 10 Juli 2017 17:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 07 10 298 1732885 mengerikan-potongan-ikan-ini-meronta-meski-kepalanya-telah-dipotong-5xvuFhmKgY.jpg Potongan ikan masih bergerak (Foto:Twitter)

SETIAP negara tentunya memiliki cara tersendiri dalam mengolah bahan makanan. Seperti Negeri Sakura Jepang dengan metode ikejime.

Ikejime merupakan teknik "membunuh" ikan dengan cara memasukkan atau memukul benda tumpul ke bagian kepala atau otak ikan. Jika dilakukan secara benar, dalam waktu singkat ikan akan mati tanpa merasakan rasa sakit sedikit pun.

Teknik ini memang cenderung lebih praktis jika dibandingkan dengan memotong bagian tenggorokkan ikan dan beberapa bagian saraf. Kendati demikian, sangat penting untuk diperhatikan bahwa setiap langkah metode ikejime harus dilakukan dengan baik dan sempurna.

Jika sampai melewati beberapa tahapannya, Anda akan melihat sebuah pemandangan mengerikan seperti pada video yang diunggah oleh seorang netizen asal Jepang, Yutaka Suzuki.

 


Dilansir dari Rocketnews24, Senin (10/7/2017), dalam video tersebut, sebuah kejadian mengerikan terlihat jelas ketika potongan tubuh seekor ikan bergerak meronta-ronta di atas nampan. Padahal, bagian kepala ikan tersebut telah dipotong habis tak tersisa.

Kejadian ini berlangsung selama kurang lebih 2 menit dan beberapa kali terdengar suara seorang wanita mengatakan "itu ikan buri" atau "ikan tuna ekor kuning".

"Daya hidup ikan ini sangat luar biasa," tulis Suzuki pada keterangan video tersebut.

Seorang netizen bernama Kaishida Ueda berargumen bahwa dampak dari kejadian ini akan berpengaruh terhadap tekstur dan cita rasa ikan ketika diolah. Pasalnya, gerakan meronta-ronta yang ditimbulkan akan membuat daging ikan memar.

Meski bagian tubuh tidak lagi terhubung dengan otak, memang tidak akan ada rasa sakit yang dirasakan. Meskipun demikian, Ueda menyarankan agar para pedagang ikan menggunakan metode ikejime untuk menghindari postmortem yang dramatis seperti ini.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini