nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anda Alami Insomnia? Tentukan Tujuan Hidup Bantu Anda Tidur Nyenyak Loh

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 10 Juli 2017 19:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 07 10 481 1732876 anda-alami-insomnia-tentukan-tujuan-hidup-bantu-anda-tidur-nyenyak-loh-hgCZqAEYq5.jpg Ilustrasi (Foto: Telegraph)

TIDUR diperlukan oleh tubuh untuk beristirahat setelah menjalankan aktivitas seharian. Rata-rata orang dewasa membutuhkan waktu tidur setidaknya 7-8 jam setiap malam. Waktu tidur pun harus berkualitas agar tubuh benar-benar merasakan manfaat dari tidur.

Namun tidak semua orang bisa tidur dengan nyenyak. Tak jarang banyak orang yang gelisah dalam tidurnya. Hal ini membuat waktu tidur menjadi tidak berkualitas. Adanya gangguan seperti sleep apnea juga membuat orang tidak bisa menikmati tidurnya.

Sebuah penelitian baru mengungkapkan, untuk mendapatkan tidur yang nyenyak setiap malam, orang harus memiliki tujuan dalam hidupnya, terutama untuk keesokan harinya. Penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari Amerika Serikat ini mengatakan, jika seseorang memiliki tujuan dalam kehidupan, orang itu kemungkinannya lebih kecil untuk mendapatkan gangguan dalam tidurnya.

“Membantu orang menumbuhkan tujuan hidup bisa menjadi strategi yang efektif untuk memperbaiki kualitas tidur, terutama untuk mereka yang mengalami insomnia,” ungkap penulis penelitian, Jason Ong yang juga profesor neurologi di Northwestern University Feinberg School of Medicine, Illinois, Amerika Serikat.

Penelitian melibatkan 823 orang berusia antara 60-100 tahun. Walaupun penelitian dilakukan pada lansia, hasil penelitian ini berlaku untuk semua kalangan dari berbagai usia. Peserta penelitian menjawab 10 pertanyaan tentang tujuan hidup dan 32 pertanyaan tentang tidur.

Hasilnya, mereka yang memiliki tujuan hidup memiliki kemungkinan 63% lebih kecil untuk mengalami sleep apnea dan 52% lebih kecil memiliki sindrom kaki gelisah. Selain itu, waktu tidur yang mereka dapatkan juga berkualitas.

“Tujuan hidup adalah sesuatu yang bisa dibudidayakan dan ditingkatkan melalui terapi mindfulness,” tambah Jason seperti yang dikutip dari Telegraph, Senin (10/7/2017). Selain insomnia, masalah kesehatan dan gaya hidup tidak sehat juga menjadi penyebab kurangnya waktu tidur yang berkualitas.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini