nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KAYA REMPAH: Mengenal Sejarah Kunyit, si Jamu yang Kerap "Mempercantik" Masakan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 12 Juli 2017 12:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 07 12 298 1734258 kaya-rempah-mengenal-sejarah-kunyit-si-jamu-yang-kerap-mempercantik-masakan-QLTiU3Fbv3.jpg Sejarah kunyit (Foto:Medicalcenter)

KUNYIT atau kunir (curcuma domestica val) adalah salah satu tanaman rempah-rempah yang masuk dalam kelompok jahe-jahean atau zingiberaceae. Kunyit awalnya berasal dari wilayah Asia Tenggara, yang kemudian mengalami penyebaran hingga ke daerah Malaysia, Indonesia, Australia, dan bahkan Afrika.

Menurut berbagai sumber yang berhasil Okezone rangkum, Rabu (12/7/2017), tanaman ini diperkirakan telah ada sejak 77-78 SM. Kata curcuma sendiri berasal dari Bahasa Arab yakni Kurkum dan Yunani yaitu Karkom. Dioscorides menyebutkan bahwa kunyit menyerupai jahe, tetapi memiliki rasa pahit, kelat, dan sedikit pedas, namun tidak beracun.

Di Indonesia, khususnya daerah Jawa, kunyit banyak digunakan sebagai ramuan jamu karena memiliki khasiat membersihkan dan mengeringkan luka, menghilangkan rasa gatal, serta menyembuhkan kesemutan.

Seiring berkembangnya zaman, tanaman ini mulai digunakan sebagai bumbu masak dan juga bahan kosmetik. Beragam masakan tradisional khas Indonesia seperti, opor ayam, nasi kuning, hingga olahan gulai, semuanya menggunakan kunyit sebagai campuran bumbu bumbu rempah-rempah.

Selain menciptakan aroma yang khas, kunyit sering digunakan sebagai pewarna alami pada masakan. Tanaman ini memiliki kandungan antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas, dan juga dapat mencegah depresi.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini