Share

Cegah Anak Lahir Cacat, Perempuan Hamil Harus Imunisasi Rubella

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 13 Juli 2017 15:48 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 13 481 1735512 cegah-anak-lahir-cacat-perempuan-hamil-harus-imunisasi-rubella-wGoUyhAW13.jpg Ibu hamil divaksin rubella (Foto: Nbcnews)

PEMBERIAN vaksin atau imunisasi sangat dianjurkan terhadap anak-anak, karena bisa mencegah datangnya penyakit di masa yang akan datang. Tapi sayangnya, banyak orangtua yang belum menyadari manfaat dan pentingnya imunisasi.

Masih banyak anak-anak yang tidak menerima vaksin sesuai dengan waktunya. Salah satu imunisasi yang harus diterima oleh anak-anak adalah imunisasi MMR (measles, mumps, and rubella). Imunisasi MMR biasanya diberikan dua tahap. Pertama, saat anak berusia 12-15 bulan dan kedua, saat anak berusia 4-6 tahun.

Banyak orangtua yang tidak mau anaknya menerima imunisasi MMR karena menganggap vaksin itu bisa menyebabkan autisme. Dikutip dari WebMD, Kamis (13/7/2017), CDC dengan tegas mengatakan, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa imunisasi MMR berperan dalam autisme. Manfaat imunisasi terhadap pencegahan penyakit jauh lebih besar dibandingkan dengan risiko potensial lainnya.

Dengan menerima imunisasi MMR, anak terlindung dari penyakit campak, gondong, dan rubella. Anak yang menderita campak akan mengalami demam, batuk, pilek, pink eye, dan ruam merah yang timbul di wajah serta seluruh tubuh.

Virus campak bisa menginfeksi paru-paru sehingga menyebabkan penyakit pneumonia. Apabila anak yang berusia lebih tua terkena campak, bisa berpotensi menderita radang otak yang menyebabkan kejang dan kerusakan otak.

Sedangkan, gondong bisa menyebabkan pembengkakan kelenjar di bawah telinga dan yang paling parah bisa mengakibatkan tuli. Pria harus lebih waspada terhadap penyakit ini, karena gondong bisa menginfeksi testis sehingga menyebabkan kemandulan.

Sedangkan pada perempuan, apabila terinfeksi rubella atau campak pada trimester pertama kehamilannya, ada kemungkinan 20% anak yang dikandungnya mengalami cacat lahir seperti kebutaan, tuli, jantung bermasalah, atau keterbelakangan mental.

Itulah mengapa vaksin MMR juga disarankan untuk diterima oleh orang dewasa yang saat kecil belum mendapatkannya. Rubella pada anak kecil bisa menyebabkan ruam ringan di wajah, demam, pembengkakan kelenjar di belakang telinga, dan pembengkakan sendi. Kebanyakan anak-anak yang terkena rubella sembuh dengan cepat tanpa efek samping.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini