nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Makin Tua Makin Jadi, Kisah Kakek 60 Tahun yang Punya Otot seperti Binaragawan

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 13 Juli 2017 20:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 07 13 481 1735525 makin-tua-makin-jadi-kisah-kakek-60-tahun-yang-punya-otot-seperti-binaragawan-vO7coKANg1.jpg Kakek 60 Tahun Berotot (Foto: BBC)

ZAMAN sekarang, beberapa laki-laki rasanya akan sangat percaya diri jika bertubuh atletis. Bagi mereka, selain menjadi bukti menyehatkan tubuh, ada daya tarik secara seksual juga yang akhirnya muncul bila tubuh dipenuhi dengan otot-otot.

Tapi, apa jadinya kalau pria berotot itu sudah berusia 60 tahun? Bukannya di usia itu, tubuh sudah mengalami pengenduran kulit? hal tersebut dibantah Agus Supriyadi. Walau usianya sudah 60 tahun, tetapi tubuhnya masih tetap atletis. Otot-otot di lengan dan perutnya masih terjaga dengan baik sampai sekarang.

Memulai pembentukan otot sejak usianya 30 tahun, atau sekitar tahun 1995, Agus diketahui sampai sekarang masih rutin mengunjungi pusat kebugaran. Dengan keberhasilan membentuk tubuh, akhirnya, Agus sekarang bekerja sebagai pelatih fitnes. Menyebarkan virus sehat dan bugar kepada siapa pun yang ingin sehat.

Dalam wawancaranya kepada BBC, Kamis Agus menyatakan jangan pernah takut dengan usia, dengan badan gemuk. Yang terpenting itu adalah menyadari bahwa Anda mau untuk berubah ke arah yang lebih baik. Salah satunya tentang menjaga kesehatan tubuh.

Perlu Anda ketahui, tubuh yang dimiliki Agus itu bukan berkat usaha singkat. Tetapi, butuh yang namanya disiplin dan ketekunan. Menurut Agus, yang terpenting itu adalah jangan pernah takut untuk berubah. ’’Tidak ada kesuksesan tanpa kerja keras. Kemauan untuk mau berubah juga penting,’’ ungkap kakek yang memiliki tubuh seperti remaja berusia 20 tahun itu.

Agus juga membagikan sedikit tipsnya untuk mereka yang mau memiliki tubuh seperti dia. Kata Agus, latihan di gym tiga kali dalam seminggu dengan durasi olahraga sejam sudah cukup. ’’Yang terpenting, jangan malas untuk dispilin,’’ tambahnya.

Untuk asupan makanan, Agus juga menyarankan untuk kurangi gula dan garam. Sebab, dua makanan tersebut bersifat mengikat air. Sehingga berat badan pun tidak mudah untuk dikontrol. Sebaliknya, sebisa mungkin, sambung Agus, untuk perbanyak konsumsi buah dan sayuran. ’’Jangan ketinggalan juga aerobik seperti jalan atau lari di treadmill,’’ pungkasnya. Ditanya mengenai berapa lama sampai akhirnya bisa memiliki tubuh seperti Agus, dia dengan tegas menjawab, Setahun bisa!

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini