Share

Malas Cuci Sprei, Tempat Tidur Jadi Sarang Jamur & Bakteri

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 13 Juli 2017 18:14 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 13 481 1735708 malas-cuci-sprei-tempat-tidur-jadi-sarang-jamur-bakteri-ihQmtjRhTm.jpg Ilustrasi (Foto: Huffingtonpost)

TIDUR di atas tempat tidur yang spreinya baru diganti memang terasa lebih nyaman. Selain karena aroma dan kelembutan pada kain, mengganti sprei juga baik untuk kesehatan, terlebih di musim panas.

Seorang profesor klinis di bidang mikrobiologi, Philip M. Tierno mengatakan bahwa paling tidak seminggu sekali sprei harus dicuci. โ€œTempat tidur bisa dengan cepat menjadi tempat bersarangnya bakteri dan jamur. Ketika tidur, jamur dan bakteri dari keringat, sputum, sel kulit serta ekskresi dari vagina dan dubur bisa tertempel di sprei,โ€ ungkap Tierno seperti yang dikutip dari Mirror, Kamis (13/7/2017).

Tempat tidur yang tidak bersih bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh. Terlebih saat tidur, hidung menghirup spora dan jamur yang ada di sprei yang bisa memicu penyakit. Bahkan hal itu bisa menyebabkan respon alergi pada tubuh, padahal sebelumnya Anda tidak memiliki alergi.

Ahli mikrobiologi lain mengatakan bahwa penumpukan bakteri bisa menjadi lebih banyak dalam waktu seminggu. Jika berlangsung lebih dari seminggu, bisa menyebabkan tenggorokan gatal dan gangguan pernapasan seperti asma.

Mengganti sprei di musim panas sangat dianjurkan karena tubuh memproduksi lebih banyak keringat. Selain itu, udara juga menjadi lebih lembap. Hal ini menyebabkan jamur dan bakteri lebih mudah tersebar pada sprei.

Tidur seharusnya bisa bermanfaat bagi tubuh. Tapi apabila malah menyebabkan penyakit, Anda harus mengubah kebiasaan tidur karena pastinya ada yang salah. Salah satunya adalah rajin mencuci sprei. Selain menimbulkan kenyamanan, hal itu juga membuat tubuh terhindar dari penyakit.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini