Image

OKEZONE STORY: #2 Roda Kereta Itu Menggilas Kaki Kanan Saya dan Buat Saya Seperti Sekarang

Annisa Aprilia, Jurnalis · Senin 17 Juli 2017, 21:34 WIB
https img.okeinfo.net content 2017 07 17 406 1738538 okezone story 2 roda kereta itu menggilas kaki kanan saya dan buat saya seperti sekarang 7D8wrJmVHx.jpg Sabar Gorky (Foto: Foto Pribadi)

Peristiwa kecelakaan yang terjadi pada 1990 begitu membekas dalam benak saya. Pada tahun itu pula saya harus menata ulang hidup dan mencoba membakar kembali semangat yang sempat memadam. 

Sebelumnya, dalam hidup saya tidak pernah menyangka, saya akan menjalani hidup seperti sekarang. Dengan kondisi dan keadaan fisik juga seperti sekarang.

Menjadi seorang difabel dan selalu jadi pusat perhatian orang-orang dimana pun berada, tidak pernah saya bayangkan akan terjadi pada diri saya.

Saya tidak menyangka, berawal dari sebuah perjalanan yang saya lakukan, lalu dengan sekejap semuanya berubah begitu saja.

Waktu itu, saat berangkat dari Solo menuju Jakarta, saya menikmati suasana perjalanan seperti biasa, tanpa ada firasat apa-apa. Kereta pun berjalan tanpa ada hal yang mencurigakan.

Kota demi kota dilalui. Hingga kereta harus singgah sebentar di Karawang, saya pun tidak mengalami firasat atau pikiran buruk yang mengganggu saya.

Perjalanan antar kota, antar provinsi yang cukup panjang, yang saya lakukan ini membuat saya sedikit lelah dan kerongkongan saya kering.

Tanpa berpikir panjang, saya pun mencari penjual air mineral untuk menghilangkan dahaga. Saya melangkahkan kaki dari tempat duduk yang nyaman ke luar kereta untuk membeli sebotol air mineral dengan mantap.

Setelah sebotol air mineral tersebut sudah ada dalam genggaman saya, saya pun memutuskan untuk kembali ke dalam kereta dan duduk dengan nyaman di kursi tadi. Namun, sayangnya, sebelum saya sampai dan menikmati lagi empuknya kursi kereta, sesuatu terjadi pada diri saya.

Kejadian yang benar-benar tidak saya bayangkan sebelumnya dan tidak pernah sama sekali saya harapkan terjadi pada diri saya.

Saat hendak ingin naik ke dalam gerbong kereta, langkah kaki yang saya ayunkan, tidak membawa saya masuk ke kereta. Saya justru terpleset, terjatuh ke bawah rel dan kereta yang tengah berjalan pelan-pelan itu pun tanpa sadar dengan tenangnya menggilas kaki kanan saya.

Waktu terasa terhenti.

Peristiwa singkat pada April 1990 tersebut akhirnya berhasil mengubah hidup saya selamanya. Mengubah keadaan fisik saya juga untuk selamanya. Saya harus rela kehilangan satu kaki saya akibat kecelakaan itu. Kaki kanan saya tidak lagi bisa menopang tubuh saya, tidak mampu mendukung langkah saya untuk menjalin persahabatan dengan puncak-puncak gunung.

Saya harus belajar bagaimana berjalan dengan kaki yang tidak lengkap dan belajar bagaimana mendaki gunung, memanjat dinding atau tebing dengan kondisi kaki tunggal yang awalnya saya kira tidaklah mudah. (Bersambung)

Saksikan terus Lifestory tayang setiap hari hanya di Okezone!

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini