Image

VIRAL!! Ibu Biarkan Bayinya Ditindik Telinga Menuai Protes dan Kecaman Keras

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 18 Juli 2017, 13:15 WIB
https img o.okeinfo.net content 2017 07 18 481 1738852 viral ibu biarkan bayinya ditindik telinga menuai protes dan kecaman keras clZi8ZmPTV.jpg Bayi Ditindik Jadi Viral (Foto: News)

VIRAL di media sosial, video bayi berjudul Baby's Pierced Ears memicu respon negatif warganet. Bagaimana tidak, pada video berdurasi 2 menit 7 detik tersebut, bayi berusia 4 bulan mendapatkan penanganan tindik telinga sampai akhirnya sang bayi menangis kencang.

Dalam keterangan video tersebut, dituliskan bahwa tindik telinga yang dilakukan adalah bentuk ritual keluarga. Mereka beranggapan, bayi perempuan sudah harus ditindik sejak berusia 4 bulan. Sedikit info, bayi perempuan berpita merah muda itu ternyata cucu ke 5 dari keluarga tersebut.

Karena respon si bayi menangis kencang setelah alat tindik berhasil melubangi telinganya, warganet pun langsung mengecam dan memprotes keras tindakan ibu si bayi. Warganet beranggapan bahwa apa yang dilakukan pada bayi tersebut adalah tindakan penganiayaan pada anak.

Dilansir dari News, Selasa (18/7/2017) Dokter Carol Cooper menjelaskan, tindik telinga pada bayi bisa memicu kontroversial. Sebab, tindik telinga pada bayi masih dianggap kurang etis pada sebagian masyarakat. Namun, di beberapa negara, tindik telinga bayi sudah banyak dilakukan.

Menurut Dr Cooper, tindik telinga cukup berisiko karena bayi memiliki telinga yang masih belum kuat dan cukup sensitif. Risiko tindik telinga yang cukup besar pada bayi adalah infeksi. Risiko semakin tinggi bila alat yang digunakan tidak steril.

Makanya, dia merekomendasikan bagi ibu yang ingin menindik telinga anaknya boleh dilakukan setelah anak berusia 2 bulan atau setelah anak mendapatkan vaksin tetanus. Sebab, dengan adanya vaksin tersebut, meminimalisir terjadinya infeksi, karena kekebalan tubuh si anak sudah kuat.

Selain itu, tindik telinga juga bisa membahayakan daun telinga bayi. Salah satunya adalah robeknya daun telinga. Sebab, pergerakan bayi yang masih belum bisa dikendalikan memungkinkan anting si anak tersangkut di baju atau rambut dan bila ada gerakan bisa berisiko merobek telinganya. Kemudian, masalah anting tersangkut di tempat tidur pun bisa memicu masalah serupa.

(Renny Sundayani)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini