nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ingin Bangun Pagi? Mari Hitung Waktu Tidur dengan Kalkulator

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 20 Juli 2017 20:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 07 20 481 1740751 ingin-bangun-pagi-mari-hitung-waktu-tidur-dengan-kalkulator-oIBDcNOQcW.jpg Ilustrasi (Foto: Huffingtonpost)

KEBANYAKAN orang cenderung memilih pergi tidur lebih awal bila harus bangun pagi keesokan harinya. Hal itu biasanya dikarenakan karena mereka berpikir untuk mendapatkan waktu tidur yang cukup. Tapi ternyata, itu adalah hal yang salah untuk dilakukan.

Tidur lebih awal agar bangun lebih pagi hanya membuat tubuh lebih lelah. Begitu juga apabila Anda tidur terlalu lama. Sadarkah Anda, terkadang ketika Anda berencana untuk bangun siang malah bangun lebih awal dari yang Anda rencanakan? Dan ketika Anda tertidur kembali, saat bangun Anda malah lebih merasa ngantuk. Baca Juga: Hayo, Efek Snooze Alarm Bikin Orang Malas Bangun Pagi

Penyebabnya adalah karena tubuh sudah memiliki siklus tidurnya sendiri. Terbangun di waktu yang salah karena berbeda dengan siklus tidur tubuh hanya membuat Anda tidak mendapatkan manfaat dari tidur. Siklus tidur memiliki 5 tahap tidur dan biasanya 1 tahap berlangsung selama 90 menit.

Di tahap 1 sampai 3, tidur masih tergolong ringan sehingga Anda lebih mudah untuk bangun. Di tahap 4, tidur ada pada tahap tidur nyenyak. Itulah mengapa kebanyakan orang sulit dibangunkan jika sedang tidur di tahap 4. Di lain sisi, terbangun dari tidur di tahap 4 bisa meningkatkan detak jantung karena merasa grogi. Tahap kelima dalam tidur adalah saat mimpi mulai terjadi.

Dilansir dari Mirror, Kamis (20/7/2017), agar bangun tepat waktu sesuai keinginan Anda, cobalah menggunakan sleep calculator atau kalkulator tidur. Dengan menggunakan formula berdasarkan ritme alami tubuh, kalkulator tidur bisa menentukan kapan waktu terbaik bagi Anda untuk tidur. Prinsip kerja kalkulator tidur adalah setiap orang tidur 5 atau 6 siklus yang berlangsung kira-kira 90 menit setiap siklus.

Jika Anda ingin bangun tepat waktu, cobalah menghitung mundur waktu yang dibutuhkan oleh siklus tidur. Sebagai contoh, apabila Anda ingin bangun pukul 6 pagi, Anda bisa memilih waktu tidur pukul 9 malam atau 10.30 malam. Penjelasannya adalah pengandaan waktu tidur, yaitu 5 atau 6 siklus. Baca Juga: Bangun Pagi Bisa Cegah Stres

Apabila 1 siklus berlangsung 90 menit, maka 5 siklus berarti 450 menit yang berarti 7 jam 30 menit. 7 jam 30 menit sebelum pukul 6 pagi adalah pukul 10.30 malam.

Lewat dari waktu tidur yang dianjurkan, bisa jadi Anda bangun lebih telat. Dan apabila dipaksakan bangun sesuai yang dijadwalkan, itu hanya akan membuat Anda lebih mudah marah karena tubuh yang lelah. Mudah marah bisa merusak mood Anda seharian.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini