nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ancaman Pedih Bagi Mereka yang Meninggalkan Salat Jumat

Miftahul Khoiriyah, Jurnalis · Jum'at 21 Juli 2017 11:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 07 21 196 1741244 ancaman-pedih-bagi-mereka-yang-meninggalkan-salat-jumat-pNdowZF4GA.jpeg (Foto: Okezone)

JAKARTA - Allah SWT selalu memberikan keadilan bagi hamba-Nya di muka bumi ini dengan sekian perintah dan kewajiban yang tersemat dalam ajaran agama Islam. Namun sayang, banyak hal di antaranya yang tidak terlintas dalam benak masing-masing muslim bahkan oleh mereka yang sejak kecil ditanamkan ilmu tauhid juga fiqih.

Ketika seorang muslimah begitu dimuliakan dengan adanya surat An Nisa dan kesempatan menjadi seorang Ibu sehingga surga berada di bawah telapak kakinya, pria muslim juga diberikan keistimewaan yang tak kalah besar darinya. Salah satunya keistimewaan bagi mereka untuk melaksanakan ibadah di hari Jumat yang merupakan pengganti dari salat dzuhur (salat Jumat).

Banyak keutamaan yang akan didapatkan seorang muslim jika kewajiban salat Jumat ini sempurna mereka laksanakan. Salah satunya pahala yang menyerupai seorang muslim saat berkurban, berikut dengan urutan shaf yang ia tempati ketika itu. Jika sebuah amal baik dilakukan, bukankah jaminan surga tercatat dalam buku amal kita?

“Barangsiapa mandi pada hari Jumat sebagaimana mandi janabah, lalu berangkat menuju masjid, maka dia seolah berkurban dengan seekor unta. Barangsiapa yang datang pada kesempatan (waktu) kedua maka dia seolah berkurban dengan seekor sapi. Barangsiapa yang datang pada kesempatan (waktu) ketiga maka dia seolah berkurban dengan seekor kambing yang bertanduk. Barangsiapa yang datang pada kesempatan (waktu) keempat maka dia seolah berkurban dengan seekor ayam. Dan barangsiapa yang datang pada kesempatan (waktu) kelima maka dia seolah berkurban dengan sebutir telur. Dan apabila imam sudah keluar (untuk memberi khuthbah), maka para malaikat hadir mendengarkan dzikir (khuthbah tersebut),” (HR. Bukhari no. 881 dan Muslim no. 850)

Sementara itu ada beberapa syarat yang harus diperhatikan oleh kaum muslim sebelum ibadah salat Jumat dilaksanakan, selain rukun dan wajib salat fardhu di dalamnya. Berikut adalah syarat wajib yang harus terpenuhi untuk menjalankan salat Jumat, yaitu Muslim, laki-laki, baligh, berakal, merdeka (bukan budak), dan muqim (tidak dalam perjalanan).

Bisa dipahami bahwa orang-orang kafir, wanita, anak yang belum baligh, orang gila, budak, dan seseorang dalam perjalanan tidak wajib melaksanakan salat Jumat. Khusus untuk selain kafir dari beberapa kategori di atas tetap wajib melaksanakan salat dzuhur karena tidak ada alasan yang bisa diterima untuk meninggalkan salat fardhu tersebut.

Saat seseorang memenuhi syarat wajib salat Jumat namun memilih untuk meninggalkannya, apa ada konsekuensi yang akan diterima? Tentu ada karena Allah telah memberikan banyak jalan untuk melaksanakan kewajiban yang telah diperintahkan, hanya saja hati manusia yang seringkali lebih banyak dikuasai oleh godaan syetan terkutuk.

Ada sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ibnu Umar dan Abu Hurairah. Mereka menjelaskan bahwa Allah benar-benar menyayangkan muslim yang enggan melaksanakan salat Jumat dan akan menutup hati mereka secara rapat-rapat. Lalu, apakah ada hal menyakitkan lainnya selain ditutup hati oleh Dia Sang Pencipta?

"Sungguh harus berhenti orang-orang yang terbiasa meninggalkan sholat Jum’at, atau sungguh Allah benar-benar akan menutup hati-hati mereka, kemudian sungguh benar-benar mereka akan termasuk orang-orang yang lalai," (HR. Muslim dari Ibnu Umar dan Abu Hurairah radhiyallahu’anhuma).

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini