nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cegah Komplikasi Diabetes, Kontrol Gula Darah dengan Olahraga dan Batasi Kalori

Tiara Putri, Jurnalis · Sabtu 22 Juli 2017 10:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 07 21 481 1741441 cegah-komplikasi-diabetes-kontrol-gula-darah-dengan-olahraga-dan-batasi-kalori-Rvx8hhj0fm.jpg Ilustrasi (Foto: Stylecraze)

POLA makan yang tidak sehat dan mengonsumsi gula berbeda bisa menyebabkan penyakit diabetes mellitus (DM). DM atau yang biasa dikenal dengan istilah kencing manis terjadi karena kadar gula dalam tubuh terbilang cukup tinggi. Terlebih, Indonesia termasuk dalam 10 besar negara terbesar yang warga negaranya mengidap diabetes.

Mereka yang sudah terkena penyakit diabetes harus benar-benar memerhatikan asupan makanannya. Sebab, kadar gula yang terlalu tinggi bisa naik lagi bila penderitanya salah makan.

Menurut salah seorang dokter umun di Eka Hospital BSD, dr Rita Nababan, MARS ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengontrol atau mencegah datangnya penyakit diabetes. Inilah beberapa cara yang diungkapkan oleh dr Rita dalam seminar kesehatan, baru-baru ini di Plaza Simas, Jakarta Pusat:

Membatasi kalori

Bagi mereka yang belum atau pun sudah terkena penyakit diabetes harus memerhatikan asupan kalorinya. Sebab, kalori berlebih bisa menaikkan kadar gula dalam tubuh. Untuk itu, perlunya diet seimbang untuk dilakukan agar menjaga nutrisi dalam tubuh terpenuhi. Baca Juga: Hindari 4 Makanan Ini untuk Mencegah Gula Darah Naik

Olahraga

Olahraga terbukti membawa dampak positif pada kesehatan. Olahraga secara teratur bisa membantu tubuh untuk mengatur kadar gula darah di dalam tubuh.

Berhenti merokok

Jumlah pengguna rokok kini semakin mengalami peningkatan. Rokok diketahui membawa sejumlah masalah kesehatan pada tubuh. Menghisap rokok terus menerus bisa menyebabkan kadar gula darah yang berlebih. Baca Juga: Dilema Penderita Diabetes, Turunkan Gula Darah atau Terkena Penyakit Jantung?

Hindari stres

Rutinitas yang padat memang membuat kita tidak terlepas dari stres. Namun, untuk menjaga kadar gula darah dalam tubuh, Anda harus pintar-pintar menjaga kesehatan. Apabila dirasa tingkat stres terlalu tinggi, Anda bisa mengatasinya dengan pergi sejenak untu berefreshing.

Minum obat secara teratur

Bagi mereka yang sudah terkena penyakit DM, dokter tentunya memberikan obat yang harus dikonsumsi setiap hari. Anda tidak boleh lalai mengonsumsi obat agar kadar gula darah tetap bisa terkontrol.

Monitor gula darah

Sama seperti hipertensi, kadar gula dalam darah tidak terdeteksi dengan mudah. Memerlukan alat khusus. Untuk itu, bagi Anda yang sudah memiliki penyakit diabetes, rutinlah melakukan pemeriksaan kadar gula darah agar bisa tetap terkontrol.

Untuk itu, selain mencegah, mengenali tanda-tanda gula darah naik sangat penting. Karena, dapat melakukan tindakan pencegahan dan cara yang tepat mengatasinya.

Kenali tanda gula darah naik

Orang yang telah didiagnosis diabetes memang harus mengetahui tanda-tanda gula darah mereka naik. Hal ini agar segera ditangani oleh ahli medis, sehingga kondisi diabetes tidak semakin parah. Anda bisa mengetahui kadar gula darah naik dari tanda-tanda fisik yang dikutip dari Thehealthsite berikut ini:

Mata

Ketika gula darah naik, maka pembuluh darah di mata melemah dan ada kelebihan kolesterol pada retina. Perlahan-lahan, kondisi tersebut dapat mengaburkan penglihatan dan akibatnya penglihatan menghilang jika tidak ditangani. Kunjungi dokter segera jika mengalami rasa sakit atau sensasi terbakar di mata. Jangan lupa untuk periksa kesehatan mata setiap 6 bulan sekali dan ikuti tips perawatan mata untuk memastikannya tetap sehat.

Kulit

Jika Anda telah lama menderita diabetes, kulit bisa menjadi sangat kering dan gatal. Hal ini karena tingginya gula darah membuat jamur berkembang, sehingga meningkatkan risiko infeksi jamur dan bakteri.

Selain itu, Anda juga bisa menderita vaginitis dan herpes jika infeksi menyebar ke alat kelamin. Tingginya gula darah juga dapat memengaruhi kelenjar keringat yang dapat menyebabkan gatal di kaki dan kulit kepala. Jadi, kulit kepala sering gatal juga merupakan tanda kadar gula darah meningkat, bukan hanya karena ketombe.

Kaki

Penderita diabetes atau diabetesi sangat rentan terhadap kondisi yang disebut kaki diabetes. Jika Anda menderita diabetes, mungkin tidak dapat merasakan kaki dengan benar, dan produksi keringat terganggu.

Faktor-faktor ini dapat menimbulkan tekanan abnormal pada sendi, tulang dan kulit kaki, sehingga menyebabkan cedera. Setelah terluka, proses penyembuhan akan sangat lambat karena kurangnya suplai darah dan sistem kekebalan tubuh melemah.

Selain itu, sistem kekebalan juga mudah melemah ketika kadar gula darah tidak terkontrol. Jika tidak diobati, maka dapat menyebabkan gangguan yang dapat mengancam jiwa.

Gusi

Diabetes melemahkan daya tahan terhadap infeksi dan memperlambat proses penyembuhan. Namun, mungkin Anda belum mengetahui jika diabetes juga dapat memengaruhi kesehatan mulut.

Terkadang, rongga atau gusi berdarah sering berakhir menjadi tanda-tanda pertama diabetes. Sering munculnya kerusakan gigi, mulut kering dan penyakit gusi yang parah adalah masalah umum di mulut.

Hal ini karena tingginya kadar gula darah dalam air liur mendorong pertumbuhan jamur yang disebut Candida. Bakteri tersebut dapat menyebabkan infeksi yang disebut thrush oral. Jadi, jika gusi Anda sering bengkak, maka terlebih dahulu harus mengecek kadar gula darah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini