Image

Cegah Anak Obesitas, Orangtua Harus Ikut Olahraga dan Makan Gizi Seimbang

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 21 Juli 2017, 21:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 07 21 481 1741716 cegah-anak-obesitas-orangtua-harus-ikut-olahraga-dan-makan-gizi-seimbang-v74NgU4fKK.jpg Ilustrasi (Foto: Babycouture)

SETELAH kasus kurang gizi di Indonesia menurun, kini masalah baru muncul. Tingkat obesitas pada anak di Indonesia mulai meningkat.

Hal ini tentu membahayakan bagi anak karena di masa mendatang, dia akan mudah terkena penyakit degeneratif seperti jantung koroner, hipertensi, dan diabetes mellitus tipe 2. Menurut dokter spesialis anak, dr Reni Wigati, SpA, obesitas pada anak sebagian besar terjadi karena kelebihan nutrisi.

Sedangkan, kurang dari 10% penyebab lainnya adalah penyakit, kelainan hormon, sindrom tertentu, dan kelahiran. Untuk mencegah obesitas pada anak ada 5 cara yang bisa dilakukan, antara lain;

Pola makan yang benar

“Pola makan yang benar sudah harus dikenalkan saat fase mencegah, jangan menunggu sampai anak menjadi besar (obesitas-red). Pola makan yang benar harus diberikan sedini mungkin, sejak anak mulai mengenal MPASI,” tutur dr Reni saat jumpa media Jumat (21/7/2017) di kawasan Jakarta Selatan.

Bagi bayi yang masih berusia 6-24 bulan, ibu bisa meneruskan memberi ASI selain makanan pendamping. Pemberian ASI bisa membantu mencegah obesitas. Selain itu. Pada anak yang lebih besar, ibu bisa menerapkan makan yang terjadwal, yaitu makan besar sehari 3 kali dan diselingi dengan cemilan 2 kali. Selain itu, berikan anak hanya air putih setelah makan dan selama jeda makan. Baca Juga: 7 Tanda Anak Mengalami Obesitas

Lingkungan netral

Untuk mencegah anak dari obesitas, lingkungan keluarga tidak boleh memaksa anak untuk terus makan. “Ketika anak sudah bilang kenyang, ya sudah hentikan. Jangan karena merasa sayang makanannya sisa, anak terus disuapi. Anak punya porsinya masing-masing,” kata dr Reni.

Kebutuhan kalori untuk setiap anak-anak berbeda. Agar anak tidak obesitas, kebutuhan kalori harus disesuaikan dengan berat badan ideal pada anak. Pada anak yang sudah terlanjur obesitas, bisa dilakukan pengurangan kalori secara bertahap.

Dengan begitu, diharapkan berat badan anak bisa turun 0,5 kg/Minggu sampai mencapai berat badan idealnya. Keluarga juga tidak disarankan melakukan bullying kepada anak yang obesitas karena bisa memberikan dampak psikologis yang buruk.

Diet seimbang

Diet bukan berarti mengurangi makan. Diet adalah asupan makanan yang diterima oleh tubuh. Salah satu cara menjaga berat badan pada anak adalah memberikan diet yang seimbang. Usahakan dalam satu piring makan terdiri dari 50% – 60% karbohidrat, lemak 30%, dan protein 15% – 20%. Jangan lupa untuk diet tinggi serat dengan memberikan anak sayur dan buah-buahan.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini