Cara Mudah Membuat Suami Bahagia, Jangan Terlalu Banyak Bicara

Agregasi Solopos, Jurnalis · Senin 24 Juli 2017 18:03 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 24 196 1743049 cara-mudah-membuat-suami-bahagia-jangan-terlalu-banyak-bicara-4q8q3hIQ1f.JPG (Foto: Mirror)

SOLO - Pernikahan yang bahagia merupakan impian semua pasangan. Namun kenyataan hidup acapkali tak seindah yang dibayangkan. Agar semua indah pada waktunya, perlu bagi Anda untuk membahagiakan pasangan dengan cara sederhana.

Ingat pernikahan bukan semata mengasuh dan mengurus anak, rumah, serta mencari uang. Melainkan juga menjaga “nyala api” cinta Anda berdua sebagai pasangan suami istri.

Sebagai istri, Anda harus peka terhadap perubahan sikap suami. Jika Anda melihat suami terlihat tidak bahagia, Anda harus melakukan sesuatu, seperti dikutip dari laman boldsky.com:

1.Jangan langsung melimpahinya pekerjaan domestik saat pulang kerja

Menyelesaikan pekerjaan domestik memang merupakan tanggung jawab suami istri. Cukup dimengerti Anda mungkin merasa lelah dan frustasi setelah seharian mengerjakan pekerjaan domestik mulai dari memasak, membersihkan rumah, mengurus anak, dan sebagainya.

Namun, Anda tidak perlu langsung menyuruh suami mengerjakan pekerjaan domestik yang belum Anda kerjakan saat suami pulang kerja. Biarkan suami bisa bersantai sejenak sepulang bekerja, lalu tunjukkan rasa cinta Anda misal dengan mencium pipinya dan menanyakan padanya apakah dia bersedia membantu pekerjaan domestik.

2.Merencanakan hal romantis sepanjang waktu

Menghabiskan waktu berdua saja, menjauh dari rutinitas, memang sangat penting. Hal itu bisa membuat bara cinta Anda berdua tetap menyala. Namun merencanakan hal-hal romantis bukan hanya tanggung jawab suami, sesekali Anda juga harus membuat rencana romantis untuk mengejutkan suami.

3. Jangan terus-terusan berbicara

Anak dan tanggung jawab sebagai orang tua memang penting. Namun jika Anda terlalu sering membicarakan kedua topik tersebut, lama-lama suami bisa bosan. Tak ada salahnya sesekali Anda membicarakan tentang Anda berdua dan cobalah melupakan sejenak urusan mengasuh anak, terutama saat Anda berduaan dengan suami. Sesekali beri dia waktu menyendiri.

4.Anda tidak memberitahu suami saat Anda membutuhkannya

Ada pepatah istri adalah ratu dalam rumah, akibatnya Anda mungkin terbiasa membuat keputusan sendiri tanpa melibatkan suami. Jika Anda terbiasa melakukan semua hal sendiri, lama-lama suami berpikir Anda bisa melakukannya sendiri. Suatu saat jika Anda membutuhkan bantuan suami dan suami tidak membantu Anda, Anda merasa frustasi.

Hal ini bisa merusak keharmonisan hubungan suami istri. Pahamilah jika dia tidak tahu Anda butuh bantuan, suami tidak akan menawarkan diri. Jadi, libatkanlah suami dalam sejumlah keputusan dan kegiatan di rumah. Beritahu suami saat Anda butuh bantuannya.

5. Ketahuilah perasaan suami

Bagi kebanyakan pria sangat penting terlihat kuat di depan wanita, pria bertugas melindungi wanita, menyediakan bahu untuk tempat bersandar. Saat Anda merasa sedih, kecewa, atau lemah, suami akan memeluk dan menenangkan Anda.

Anda bebas menumpahkan seluruh isi hati Anda. Namun saat suami Anda terpuruk Anda mengharapkannya tetap tegar. Anda percaya suami bisa menghadapi hal itu sendirian. Padahal keyakinan tersebut tidak tepat. Pria juga butuh dukungan emosional, sama seperti wanita. Jadi, saat suami terpuruk, sebagai istri Anda harus memberinya dukungan emosional.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini