nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anak Doyan Makan Fast Food, Begini Antisipasinya Biar Anak Tetap Sehat!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 24 Juli 2017 10:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 07 24 481 1742610 anak-doyan-makan-fast-food-begini-antisipasinya-biar-anak-tetap-sehat-WH1yR5Xxz0.jpg Anak Doyan Makan Fast Food (Foto: Huffingtonpost)

MAKANAN cepat saji biasanya digemari anak-anak. Selain rasanya yang cukup diterima mulut si kecil, kemasan makanan ini pun menarik perhatian. Dengan gambar tokoh favorit, warna bungkusannya yang menarik mata, atau iming-iming hadiahnya.

Anda mungkin setuju jika fast food adalah makanan yang tidak baik untuk anak-anak. Bahkan, bagi Anda sekali pun. Selain mengandung nutrisi tubuh yang berlebih, beberapa fast food juga berasal dari bahan baku yang sudah terlalu lama didiamkan. Sehingga, kandungan gizinya tentu sudah berkurang.

Tapi, bagaimana kabarnya jika si kecil sudah terlalu jatuh hati dengan cokelat kemasan favoritnya? Atau ciki rasa keju yang membuat pakaiannya kuning? Jangan khawatir. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menyiasati kebiasaan tak baik itu.

Dilansir dari CNN, Senin (24/7/2017) ada 4 cara sederhana membuat fast food kesukaan si kecil jadi makanan yang lebih baik untuk tubuhnya.

1. Jangan Pernah Meninggalkan Rumah Tanpa Snack

Ya, pada beberapa kasus, ada anak yang tidak mau makan besar bila belum makan snacks favorit dia sebelumnya. Bila sudah ada di tahapan ini, Anda jangan takut untuk bawa makanannya. Namun, tambahkan dalam list makanan seperti yogurt, buah potong yang segar, atau stik keju yang mengundang selera. Makanan ringan itu masih bisa ditoleransi.

2. Pilih Ukuran Makanan yang Tepat

Jangan asal membelikan makanan pada si kecil. Selain dilihat dari kandungan nutrisi, kuantitas makanannya pun perlu dipertimbangkan. Jangan sampai si kecil terlalu banyak makan snacks yang mungkin Anda pikir itu ukuran kecil. Jangan pernah samakan jumlah makanan yang Anda makan dengan si kecil makan. Tentunya berbeda!

3. Tambahkan Sayuran dan Buah

Jika ini masalah utamanya, Anda bisa siasati dengan makanan ringan yang mengandung buah atau sayuran. Setidaknya mereka tetap mau mengonsumsi makanan kaya serat tersebut. Namun, bila si kecil sudah terbiasa dengan sayuran buah, ada baiknya berikan mereka bentuk yang masih utuh. Agar nutrisi tubuhnya tetap terjaga.

4. Hindari Soda

Jangan sekali-kali memberikan soda ke anak-anak. Selain kualitas perutnya belum bisa menerima dengan baik reaksi soda, meminum minuman jenis ini akan berdampak kurang baik ke anak. Diera bisa saja mengancam dia. Sebisa mungkin untuk pilih air putih dibandingkan minuman bersoda, ya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini