nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tinggalkan Kos-Kosan Bapuk, Yuk Ngekos di Kontainer! Kece dan Instagramable Banget

Vessy Frizona, Jurnalis · Kamis 27 Juli 2017 19:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 07 27 196 1745182 tinggalkan-kos-kosan-bapuk-yuk-ngekos-di-kontainer-kece-dan-instagramable-banget-yB9LEhz7t2.jpg Kos-Kosan Kontainer (Foto: Twitter)

Ketika mendengar kata kos-kosan, yang terlintas dalam pikiran pasti hanyalah kamar sederhana, dengan ranjang dan kipas angin. Beruntung jika masih ada kamar mandi di dalam kamar, kalau tidak pastilah harus berbagi di kamar mandi umum bersama penghuni kos lain.

Ya, kos-kosan memang tercipta berdasarkan fungsi. Di mana orang butuh tempat tinggal sementara seorang diri karena harus bertugas di suatu wilayah karena urusan kuliah atau bekerja.

Fungsi kos-kosan hingga saat ini masih tetap sama. Namun di kota seperti Jakarta kos-kosan biasanya diperuntukan untuk para pekerja. Tentunya mereka butuh yang berbeda dengan mahasiswa untuk. Mereka tak lagi betah tinggal kos-kosan bapuk, tanpa kenyamanan dan keamanan.

Berdasarkan data situs jual beli properti, OLX, Jakarta menjadi salah satu kota dengan permintaan kos-kosan paling tinggi. Setiap bulannya lebih dari 9 ribu iklan kos-kosan muncul. Bahkan hunian kos-kosan sudah menjadi gaya hidup. Sehingga munculah berbagai penawaran kos-kosan dengan pilihan dan fasilitas menarik.

Salah satunya kos-kosan yang dapat mendukung mobilitas serta kegemaran anak muda untuk eksis media sosial. Desain kos-kosan yang sangat Instagramable.

Terinspirasi kontainer yang kini banyak dijadikan ruang kerja dan restoran, maka munculah tempat tinggal di kontainer. Dengan luas kamar yang pas-pasan tapi area tempat kos cukup asik untuk bersantai ria.

Di kawasan Cilandak, terdapat sebuah kos-kosan yang sangat Instagramable. Desainnya sesuai dengan semangat anak muda bekerja. Banyak ruang terbuka untuk berkumpul. Jika akhir bulan tak ada uang untuk ke kafe, penghuni kos bisa masak mie instan di dapur dan makan di ruang makan outdoor dengan desain ruang yang artistik. Rasanya seperti bukan berada di kos-kosan.

"Kamarnya memang kecil karena hanya berukuran 3,5×3 meter. Tapi di dalamnya sudah tersedia tempat tidur dengan dua ranjang atas bawah. Kamar juga dilengkapi AC, kamar mandi shower, closet duduk, dan wartafel, meja lipat, kursi gantung, lemari, jendela, serta lemari sepatu di luar," kata Desmi, Arsitektur sekaligus Co Owner Kostainer kepada Okezone, Kamis (27/7/2017).

Desainnya simple, minimalis, dan artistik. Ukuran kamar kecil sengaja dibuat demikian karena melihat kebutuhannya saja. Tetapi, kos-kosan ini terdapat banyak ruang kumunal. Sehingga penghuni bisa menikmati spot-spot untuk bersantai, mencari suasana baru, atau bersosialisasi dengan penghuni kos lainnya.

"Tujuannya ingin memanusiakan manusia. Jadi banyak ruang terbuka untuk berkumpul di setiap lantai dengan didesain yang menarik," sambungnya.

 Baca Juga: Asyik! Cukup 2 Hari Saja untuk Nikmati Keindahan Kamboja

Sementara itu, dari segi bahan ia memilih material baja ringan agar tidak panas. Kontainer hanya digunakan untuk marketing office di depan saja.

 Baca Juga: Tidur Pakai AC Sepanjang Malam, Ketahui Dampaknya terhadap Tubuh

Kos-kosan ini terdiri dari empat lantai dan 25 kamar. Untuk di dalam kamar semua desain sama. Namun, untuk komunal room di setiap lantai berbeda. Uniknya pencahayaan di kos-kosan ini menggunakan teknologi ecogreen. Di mana terdapat sensor gerak. Jadi ketika tak ada penghuni lampu secara otomatis padam dan ketika penghuni masuk atau melintasi lorong kos-kosan lampu menyala dengan sendirinya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini