nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tusuk Daging Semur dengan Garpu agar Empuk dan Bumbu Lebih Meresap

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 27 Juli 2017 20:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 07 27 298 1745016 tusuk-daging-semur-dengan-garpu-agar-empuk-dan-bumbu-lebih-meresap-aZh3xYnUP8.jpg Semur daging (Foto: Istimewa)

SEMUR sebagai salah satu masakan warisan tradisional Indonesia, memang jadi andalan dari banyak orang untuk menyajikan menu hidangan spesial namun dengan proses pembuatan yang tidak terlalu rumit.

Well, meskipun proses pembuatannya tidak terlalu rumit. Namun bukan berarti hidangan semur, bisa dibuat dengan asal loh. Karena, layaknya membuat hidangan tradisional Indonesia lainnya, ada sederet hal yang perlu diperhatikan ketika sedang memasak semur.

Lalu, apa sajakah hal yang perlu diketahui dan diperhatikan kala memasak hidangan semur? Mari baca ulasannya dalam artikel berikut ini, seperti dikutip dari Cita Rasa Nusantara Koleksi Resep Semur disusun oleh Tim Saji Media Boga Utama.

 BACA JUGA: Kelezatan si Hitam Manis Semur, Keharuman Bumbu saat Ditumis Jadi Modal Utama

a) Agar bumbu lebih meresap :

1. Tusuk-tusuk daging atau ayam sebelum diolah agar ada jalan untuk bumbu bisa masuk ke dalamnya.

2. Khusus untuk daging sapi, selain ditusuk-tusuk juga bisa dimemarkan dengan alat untuk mememarkan daging.

3. Lumuri bahan dengan kecap manis dan biji pala.

4. Masukkan cairan sedikit demi sedikit, jangan tambahkan cairan ke dalam wajan sebelum cairan yang ada di dalam wajan atau panci berkurang sebagian. Air yang terlalu banyak akan membuat larutan bumbu jadi encer yang akhirnya membuat bumbu kurang meresap sempurna.

BACA JUGA: 3 Varian Semur Paling Populer di Indonesia

b) Agar isi semur tidak hancur :

1. Untuk semur daging sapi, pilih bagian daging yang teksturnya agak keras. Misalnya daging sengkel.

2. Gunakan api kecil saat pengungkepan.

3. Untuk ayam dan ikan, karena lebih mudah hancur maka sebelum diproses menjadi semur boleh digoreng terlebih dahulu. Begitu juga dengan kentang dan tahu.

4. Agar tidak keras karena digoreng, bahan-bahan tadi harus digoreng di dalam minyak panas, hanya sampai berkulit saja. Proses menggoreng yang terlalu lama, akan membuat kadar air bahan menguap sehingga tekstur daging akan jadi kering dan keras.

5. Tutup wajan atau panci selama proses memasak semur, agar proses penguapan tidak banyak terjadi. Dengan begitu, masakan akan lebih mudah matang dan bumbu bisa meresap ke dalam isi semur dan tidak menguap terbuang percuma.

 BACA JUGA: Trik agar Semur Ayam Tidak Amis

Tips tambahan :

1. Disarankan sebaiknya untuk tidak menggunakan panci presto ketika mengolah semur. Panci presto memang mempercepat proses mematangkan bahan makanan, namun bisa mengakibatkan masakan menjadi matang sebelum bumbu sempat menyerap sempurna.

2. Penambahan kecap manis lebih baik dan enak, dilakukan sebelum menuangkan air. Aduk terus agak lama di atas api kecil, dengan tujuan agar kecap bisa sedikit mengaramel dan mengeluarkan aroma yang enak.

3. Tambahkan juga bubuk pala bersamaan dengan penambahan kecap manis, agar bubuk pala ikut meresap ke dalam bahan agar semur bisa mengeluarkan aromatik khas hidangan semur.

4. Walau semur ada yang kental, ada pula yang encer. Namun, semur dengan isi yang encer pun tetap harus dimasak hingga benar-benar meresap. Tambahkan air atau kuah, jika bumbu sudah meresap sempurna ke dalam bahan isian semur.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini