Mengajak si Kecil Pergi Ibadah Haji, Bagaimana Hukumnya?

Vessy Frizona, Jurnalis · Jum'at 28 Juli 2017 22:51 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 28 196 1746043 mengajak-si-kecil-pergi-ibadah-haji-bagaimana-hukumnya-sT6zrkZFZR.jpg Naik Haji (Foto: Dailymail)

BERHAJI adalah rukun Islam yang kelima. Umat Muslim yang mampu wajib melaksanakannya ketika sudah baligh.

Di antara banyaknya Muslim yang tidak mampu dan sulit menunaikan ibadah haji, terdapat keluarga-keluarga mampu yang bisa memberangkatkan serta anak-anaknya pergi haji. Lantas bagaimana hukumnya jika anak-anak yang belum baligh ikut menunaikan ibadah haji?

Menurut pendapat para ulama terdahulu, anak-anak boleh melaksanakan ibadah haji. Terlebih ketika mereka sudah paham ibadah yang satu ini. Maka ibadah yang mereka kerjakan mendapat pahala.

Akan tetapi, karena ibadah haji wajib bagi yang sudah baligh, maka anak-anak yang melaksanakan haji sebelum baligh, maka mereka harus malakukan ibadah haji lagi ketika sudah baligh. Sebab, haji yang mereka lakukan saat masih kecil belum dianggap sudah menunaikan.

Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,

“Anak kecil manapun yang berhaji kemudian setelah baru mencapai baligh, maka ia wajib untuk berhaji lagi” (HR. Al Baihaqi no. 9865).

Sementara itu, seorang shahabiyah pernah bertanya kepada Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, ketika itu shahabiyah tersebut bersama seorang anak kecil, ia bertanya, “apakah anak ini hajinya sah?“. Nabi menjawab:“ Iya, dan engkau juga mendapat pahala” (HR. Muslim no. 1336).

BACA JUGA: HOT THREAD (2): Kue Ulang Tahun Spesial, Ada Tombol Khusus yang Bisa Mengeluarkan Uang

Dalam hadits shahih disebutkan,

“Dari As-Sa’ib bin Yazid, ia berkata: Aku diajak malakukan haji bersama Rasulullah SAW. sedang saat itu aku berumur tujuh tahun.” (HR. Bukhari).

BACA JUGA: Unik, Ivanka Trump Sajikan Hot Dog Marshmallow di Pesta Ulang Tahun Putrinya

Bagi anak-anak yang berhaji, mereka harus mengikuti syarat dan aturan selama ibadah. Misalnya anak lelaki yang masih kecil berhaji, maka walinyalah yang meniatkan ihram untuknya. Walinyalah yang menanggalkan pakaian berjahitnya dan bertalbiyah untuknya. Maka mereka dianggap telah berihram. Kemudian harus dicegah melakukan apa yang menjadi larangan bagi orang dewasa yang sedang berihram. Demikian halnya anak perempuan.

Saat melakukan thawaf, anak kecil tersebut, baik lelaki maupun perempuan, haruslah berbadan dan berpakaian suci. Seperti diketahui thawaf itu menyerupai salat, sedangkan bersuci adalah syarat syahnya salat.

BACA JUGA: HOT THREAD (2): Kue Ulang Tahun Spesial, Ada Tombol Khusus yang Bisa Mengeluarkan Uang

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini