nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Batu Gantung di Parapat dan Kisah Sedih Gadis Cantik yang Hilang

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Jum'at 28 Juli 2017 23:25 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 07 28 406 1746055 batu-gantung-di-parapat-dan-kisah-sedih-gadis-cantik-yang-hilang-tb0b4TPoh1.jpg Batu Gantung (Foto: Instagram)

KOTA Parapat di Sumatera Utara merupakan salah satu tempat wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Ada sebuah batu yang tergantung di dinding tebing dekat Danau Toba.

Sebuah batu yang dianggap menyerupai manusia tergantung secara misterius di tebing. Banyak yang meyakini bahwa batu ini adalah jelmaan dari gadis cantik bernama Seruni yang hilang.

Dari informasi yang dihimpun Okezone, Jumat (28/7/2017), kisah ini diawali dari kehidupan sepasang suami-istri yang tinggal di Tepi Danau Toba. Mereka hidup dengan anak perempuannya yang cantik bernama Seruni.

BACA JUGA: Keren, Sushi Dibikin Mirip Wajah Rapper Terkenal, Ada Kanye West

Kecantikan Seruni membuat banyak pemuda jatuh hati padanya. Ia pun telah menjatuhkan pilihan pada seorang pria pujaannya.

 BACA JUGA: Malas ke Restoran? Kini Ada Robot Pengantar Sushi yang Siap Manjakan Perut Lapar!

Namun sayang, kedua orangtuanya menjodohkan Seruni dengan pemuda yang masih sepupunya. Hal ini membuat Seruni sering terlihat sedih dan melamun.

Suatu hari, Seruni pergi ke ladang bersama anjing kesayangannya bernama Toki. Namun bukannya bekerja, Seruni hanya merenung dan memikirkan nasibnya yang dijodohkan dengan pria yang tidak dicintainya di tepi Danau Toba.

Di satu sisi, ia tidak ingin menyakiti hati kedua orangtuanya dengan menolak dijodohkan. Tapi di sisi lain, ia tak ingin berpisah dengan kekasihnya. Seruni pun merasa masalah ini sangat sulit dipecahkan.

Karena rasa sedih dan tak sanggup memikul beban berat, Seruni mulai putus asa. Ia mendekati Danau Toba dan berniat mengakhiri hidupnya dengan menceburkan diri ke Danau Toba dari tebing yang curang.

Si Toki terus menggonggong melihat majikannya yang terus berjalan ke arah Danau Toba. Namun Seruni tidak memedulikannya. Namun karena kurang hati-hati, Seruni terperosok ke dalam lubang batu yang besar hingga masuklah ia ke dalam dasar lubang.

Di dalam dasar yang gelap, Seruni merasakan bahwa batu-batu di sekelilingnya bergerak menghimpit tubuhnya. Ia berteriak minta tolong namun tak ada yang mendengar kecuali anjingnya.

Setelah putus asa karena tak ada seorang pun yang menolongnya, Seruni pun berpikir bahwa ia lebih baik mati saja. Di samping ia sudah tidak sanggup menanggung nasib percintaan yang dipaksakan.

“Parapat! Parapat!” teriak Seruni menyuruh batu itu merapat dan menghimpit tubuhnya.

Mendengar teriakan dari Seruni, si Toki pun berlari ke rumah dan menggonggong kepada orangtua Seruni. Mereka pun mengerti ada sesuatu yang tidak beres dan mengikuti anjing ke arah lubang besar di dekat ladang.

Saat ayah Seruni berniat masuk ke lubang untuk menyelamatkan putrinya, terdengar suara gemuruh diikuti gempa bumi dahsyat. Lubang batu pun tiba-tiba merapat dan tertutup.

 (Baca Juga: Tak Boleh Sembarang Ajak Anak Mendaki Gunung, Catat Tipsnya Ya!)

Kemudian tebing-tebing di pinggir Danau Toba berguguran. Beberapa saat setelah gempa berhenti, muncul sebuah batu besar menyerupai tubuh seorang gadis yang tergantung pada dinding tebing.

 (Baca Juga: Main Games Menarik hingga Mendongeng Bikin Anak Anteng ketika Traveling)

Masyarakat pun meyakini bahwa batu gantung itu jelmaan dari Seruni. Mereka menyebutnya sebagai Batu Gantung yang hingga saat ini ramai dikunjungi wisatawan.

Batu Gantung terletak di Kota Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Jaraknya sekira 176 kilometer dari Medan dan dapat dicapai dengan berbagai kendaraan.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini