nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Moms, Waspada Pesan Teks Berbau Seks yang Menyerang Anak Gadis Anda!

Vessy Frizona, Jurnalis · Minggu 30 Juli 2017 10:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 07 30 196 1746498 moms-waspada-pesan-teks-berbau-seks-yang-menyerang-anak-gadis-anda-NH0vGltKXL.jpg Pola Asuh (Foto: Familyshare)

Teknologi bisa menjadi sesuatu yang hebat, tapi juga bisa sangat berbahaya bagi keamanan fisik dan emosional anak-anak. Dengan munculnya aplikasi seperti Instagram, Twitter dan Snapchat, cyberbullying dan "sexting" menjadi semakin populer dan dianggap biasa.

Untuk melindungi anak-anak (khususnya anak perempuan) dari bahaya fenomena baru ini, berikut lima teks yang perlu diwaspadai Anda dan anak perempuan.

Baca Juga: Moms, Beri Pengertian pada Anak Pelaku Bully dan Bijaksanalah!

“Jika kamu tidak melakukannya, aku akan…”

Sayangnya, pemerasan secara online terlalu umum. Seseorang bisa mengatakan "Jika kamu tidak pergi dengan saya, saya akan memposting foto memalukan di Twitter," dan anak perempuan Anda mungkin menyerah pada ancaman tersebut. Ini juga umum terjadi pada Snapchat, di mana orang dapat menangkap rekaman yang memalukan atau merendahkan dalam foto atau video dan membaginya kepada ratusan orang.

Ajarkan anak perempuan untuk bertindak dengan penuh kasih dan harga diri, dan minta mereka memikirkan sebelum dia mengirim postingan. Aturan yang baik untuk dijalani adalah menghindari pengiriman sesuatu yang tidak ingin dilihat orang lain. Entah itu gambar atau gosip.

"Send nudes"

Pacar, teman sekelas dan orang lain dapat bertanya kepada anak perempuan Anda bahwa foto bugil sangat umum terjadi. Dalam sebuah penelitian di Australia yang berjudul "Do not Send Me That Pic," penelitian mengungkapkan bahwa "81 persen anak perempuan percaya bahwa tidak pantas bagi pacar untuk meminta konten eksplisit meskipun mereka yakin bahwa tekanan untuk melakukannya sekarang biasa terjadi."

Studi tersebut juga mengungkapkan bahwa 51 persen peserta yakin bahwa anak perempuan ditekan untuk mengirim foto eksplisit, dan tujuh dari sepuluh orang yakin anak perempuan mengalami cyberbullying dan pelecehan.

Pastikan putri Anda tahu bahwa dia seharusnya tidak pernah mengirim sesuatu yang tidak dia sukai. Jika seseorang menekannya untuk mengirim gambar seperti itu, penting baginya tidak menanggapi.

"Mari bertemu di tempat pribadi"

Pesan ini berbahaya, apalagi jika anak perempuan Anda tidak mengenal orang yang mengirim SMS. Ya, itu bisa jadi tidak bersalah dalam beberapa kasus, tapi jauh lebih baik berada di sisi yang aman daripada menghadapi situasi yang berbahaya.

Saat anak perempuan Anda mulai berpacaran, beritahu dia bahwa jenis teks ini tidak normal, dan mungkin akan membawanya ke situasi yang tidak nyaman. Katakan padanya kalau bertemu pria harus di tempat umum, terutama di awal hubungan atau persahabatan.

“Balas dendam pornografi”

Balas dendam pornografi telah menjadi tren yang meningkat di mana orang memposting foto eksplisit mantan kekasih, mantan teman atau foto intim yang mereka miliki dari seseorang tanpa sepengetahuan yang bersangkutan. Ada situs pornografi yang benar-benar didedikasikan untuk tren mengerikan ini.

Maka, tekankan kepada putri Anda pentingnya menjaga kehidupan intim pribadinya, bahkan jangan membiarkan akses kepada pacar untuk hubungan yang sangat dalam.

Texting saat ini bukan tentang berbicang atau berbagi emoji lagi. Ada beberapa situasi berbahaya yang bisa diciptakan melalui layar kepada anak. Meskipun Anda tidak perlu takut membiarkan berkirim teks dan memiliki hubungan, Anda hanya perlu memastikan bahwa dia mengetahui tanda-tanda peringatan dan potensi bahaya yang bisa terjadi jika tidak hati-hati.

 Baca Juga: Keajaiban! Hanya Punya Peluang 1% Hamil, Seorang Survivor Kanker Lahirkan Bayi Laki-Laki

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini