nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anak Alami Kesulitan Bersosialisasi, Yuk Buat Mereka Nyaman Bergaul di Luar

Vessy Frizona, Jurnalis · Senin 31 Juli 2017 08:41 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 07 30 196 1746645 anak-alami-kesulitan-bersosialisasi-yuk-buat-mereka-nyaman-bergaul-di-luar-hkP1R82vEU.jpg Pola Asuh (Foto: Quietrev)

ORANG dewasa sering mengasumsikan anak-anak yang pendiam atau tertutup, adalah pemalu. Sebuah kata yang beberapa ahli gunakan juga untuk menggambarkan orang-orang yang memiliki kecemasan sosial atau tidak percaya dengan dirinya sendiri.

Menurut Susan Cain, penulis Quiet Power, secara neurologis, mereka hanya orang-orang yang lebih sulit berhubungan dengan lingkungan secara positif dan lingkungannya pun kurang menstimulasi.

Tetapi, dalam situasi yang menantang, anak Anda yang pendiam dapat mempraktikkan keterampilan sosialnya dan belajar menavigasi dunia yang keras dengan lebih mudah. Untuk membuat anak pendiam mudah bersosialisasi berikut anjuran dari pakar yang dilansir dari Parents, Senin (31/7/2017).  

Baca Juga: Moms, Waspada Pesan Teks Berbau Seks yang Menyerang Anak Gadis Anda!

Ubah bahasa Anda

Anak-anak yang diam mungkin menerima pesan tanpa disadari, bahkan dari orangtua mereka sendiri. Bahwa ada sesuatu yang salah dengan perilaku pendiam mereka. "Dengan mengatakan, 'Maaf, dia pemalu,' kepada orang dewasa lain, itu berarti menyiratkan kepada anak bahwa orangtua melihat diamnya mereka sebagai hal yang negatif," kata Erica Reischer, Ph.D., penulis What Great Parents. Lakukanlah strategi Sederhana untuk membesarkan anak agar dapat berkembang. Dia menyarankan untuk mengatakan sesuatu seperti, "Dia merasa tenang sekarang." Ini artinya mengakui perasaan anak saat itu dengan positif. Berikan anak kebebasan untuk menjadi siapa dirinya sebenarnya.

Baca Juga: Moms, Anak Tak Disiplin ketika di Meja Makan! Beri Saja Tantangan

Buka dialog

Periksalah bersama anak setelah melewati situasi yang membuatnya diam, seperti menanyakan, "Apa yang terjadi saat pria itu menyapa kita? Apakah itu membuat kamu tidak nyaman?" Saran daei Heidi Kiebler-Brogan, seorang konselor profesional berlisensi. Percakapan semacam ini bisa membantu Anda lebih baik memahami perilakunya. Kemudian, Anda dapat menawarkan alat untuk membantu pada kesempatan berikutnya. Jika dia menolak coba katakan "Hai," misalnya, agar dapat membuatnya tersenyum. Ini juga akan membantunya melakukan transisi yang tak terelakkan ke semua interaksi yang terbentang di depan di sekolah dan kegiatan lainnya.

Baca Juga: Permainan Malam Hari Bersama si Kecil yang Bikin Seru

Praktik sosialisasi

Setiap dari kita dapat merasa terbebani dalam lingkungan yang keras atau tidak biasa. Tapi orang dewasa biasanya bisa mengatasi kekacauan situasi yang berkecamuk dalam dirinya. Anak-anak belum terampil mengatasi ini. "Straget utama bagi anak ialah, praktik, praktik, praktik," kata Maria Zimmitti, Ph.D., presiden Georgetown Psychology Associates, di Washington, DC. Dia mengatakan bahwa dengan lembut mengenalkan anak yang diam ke situasi sosial akan memungkinkan dia bekerja secara bertahap menuju rasa nyaman dan akhirnya bersenang-senang dengan anak-anak lain. Cobalah untuk tidak menempatkan anak Anda dalam kelompok bermain besar atau interaksi gaya yang dia belum siap, karena ini dapat menyebabkan kecemasan dan menyebabkan mereka menghindar lebih jauh. Mulailah dengan bermain kecil dengan anak lain, dan dari waktu ke waktu, naik ke lingkup sosial yang lebih besar.

Baca Juga: Anak Sulit untuk Disiplin? Yuk Moms Tawarkan Hukuman dan Imbalan!

Membuat rencana

Jika pesta ulang tahun teman akan tiba, buat beberapa strategi penanggulangan sebelumnya. Katakan pada anak Anda, "Ini adalah tata krama yang bagus untuk menyapa gadis yang ulang tahun dan mengucapkan 'Selamat ulang tahun'." Kemudian bermain peran yang berinteraksi bersama sebelum pesta jadi dia merasa mudah mengatakannya. Anda bisa menyarankan agar dia membawa boneka binatang atau buku favorit ke playdate sebagai pemecah gelombang untuk mendorong komunikasi. Cobalah menghindari yang terlambat di sebuah acara di mana Anda harus memasuki lingkungan yang keras dan luar biasa. Sampai di sana lebih awal, jadi orang lain harus mendekati anak Anda dan dia bisa menyesuaikan diri satu per satu.

Puji prestasi mereka

Anak-anak merespon dengan baik penguatan positif. Anda bisa meningkatkan kepercayaan dirinya jika memuji keterampilan barunya. Tapi jangan disogok. Jika Anda menjanjikan es krim untuk berbicara dengan seorang teman, mungkin dia bertanya-tanya mengapa interaksi itu begitu mengerikan hingga Anda akan menawarkan hadiah untuknya. Sebagai gantinya, akui langkah sosial saat terjadi. "Jika dia bersenang-senang di pesta, pastikan Anda mengatakan kepadanya, 'Ibu senang melihat kamu bersenang-senang!" Kata Dr. Reischer. "Dengan begitu, dia akan memperhatikan, 'Hei, aku melakukannya!'"

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini