Apa yang Terjadi jika Suami Istri Lupa Bersenang-Senang?

Vessy Frizona, Jurnalis · Senin 31 Juli 2017 14:32 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 31 196 1747023 apa-yang-terjadi-jika-suami-istri-lupa-bersenang-senang-4xOeJCzHro.jpg Pertengkaran Suami Istri (Foto: Ist)

SUAMI istri menjadi jauh dalam pernikahan adalah sesuatu yang terjadi secara perlahan, tidak terjadi dalam waktu semalam. Jauh dari pasangan adalah sesuatu yang memilukan. Masih sama-sama mencintai tapi hubungan terasa lain.

Parahnya, Anda terkadang tidak punya keberanian untuk melihat mata kekasih. Terlebih untuk mengatakan sesuatu yang biasa diucapkan setiap pasangan. Menjauhnya hubungan suami-istri dapat diasebabkan oleh beberapa hal. Jika sudah menjauh sulit untuk saling terkoneksi lagi. Untuk menguak apa yang menyebabkan suami-istri menjadi jauh, berikut alasannya seperti dilansir Familyshare, Senin (31/7/2017).

(Baca Juga: Salah Kaprah! Ucapan Orangtua Ini Justru Mengajarkan Anak Jadi Pembohong!)

Lupa bersenang-senang

Pasangan yang bisa menikmati hubungan masing-masing bisa dengan mudah lebih dekat. Tertawa mungkin tidak selalu merupakan obat terbaik, tapi memang membantu proses penyembuhan. Kesenangan juga tercipta dan diraih melalui pertemanan. Sangat penting untuk tetap pacaran dengan pasangan Anda, bahkan setelah sudah lama menikah. Ini akan memungkinkan Anda berdua untuk melepaskan kekhawatiran satu sama lain.

Untuk menciptakan koneksi dan jarak yang lebih dekat dalam perkawinan ialah berkencan. Kedua pasangan harus menikmati waktu berdua, jadi pilihlah sesuatu yang Anda berdua sukai. Percakapan harus ringan, ceria, santai dan menyenangkan. Hindari membicarakan masalah saat berkencan, karena ini adalah saat untuk bersenang-senang. Dengan lebih banyak pacaran, Anda perlahan akan merasa lebih nyaman satu sama lain.

Tidak terkoneksi satu sama lain

Pasangan sejatinya perlu menjadi teman terbaik Anda. Buat tujuan untuk mengembangkan persahabatan yang tulus dengan kekasih. Bagikan rahasia, ketakutan, keinginan, impian, masa depan, dan semua hal yang Anda rasakan. Fokus pada kemitraan dengan pasangan. Tidak ada yang lebih penting daripada berbagi bersama, jadi cobalah mengembangkan koneksi berdua.

Jika terasa lebih mudah, bicaralah tentang masa lalu - menghubungkan kembali kenangan lama yang indah adalah cara setiap pasangan dapat menjembatani kesenjangan sebuah hubungan.

 Baca Juga: Moms, Beri Pengertian pada Anak Pelaku Bully dan Bijaksanalah!

Kurangnya pemahaman

Sebagai mediator konflik keluarga, Cibele Kzeczik Carvalho Costa menyadari, jika dalam pekerjaan suami dan istri bisa lebih berusaha untuk saling memahami, kehidupan mereka akan jauh lebih mudah.

(Baca Juga: Moms, Waspada Pesan Teks Berbau Seks yang Menyerang Anak Gadis Anda!)

Bagaimana Anda bisa memahami seseorang yang merasa jauh? Perbaiki dialog sebagai pasangan. “Ketika saya memilih untuk mendengarkan perasaan pasangan dan memahami apa yang dia katakan, pernikahan saya mendapat dorongan yang luar biasa. Temukan waktu berbicara - mungkin akan lebih dari sekedar teks pada awalnya, lalu beralih ke panggilan telepon di siang hari. Lalu, segera bertatap muka. Fokus pada bagaimana berbicara dan mendengarkan pasangan, kemudian lihat bagaimana Anda bisa memahaminya,” tulis Cibele.

Membentuk ikatan persahabatan dengan pasangan akan memperkuat hubungan perkawinan. Berusahalah untuk menjaga agar pernikahan menjadi prioritas, jadikan pasangan orang untuk berbagi si saat-saat indah bersama. Jika melakukan itu, Anda berdua akan berusaha untuk bersemangat berbagi kehidupan bersama.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini