Kedung Grujug di Sragen, Wisata Alam Tersembunyi di Sragen

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Selasa 01 Agustus 2017 22:00 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 01 406 1748058 kedung-grujug-di-sragen-wisata-alam-tersembunyi-di-sragen-EiIrJt3fCb.jpg Wisata Sragen (Foto: Solo Indonesia)

PANCURAN airnya memang tidak begitu tinggi, hanya sekira 3 meter. Tetapi Kedung Grujug memiliki pesonanya sendiri.

Meski air terjun ini terlihat memiliki kolam yang kecil dan aliran yang rendah, Kedung Grujug sudah hits bagi wisatawan di sekitar Sragen, Jawa Tengah. Ada tebing kapur rendah yang membingkai kolam dan air terjun.

Tebingnya pun cukup unik karena membentuk relief yang terbentuk dari gerusan air. Ini membuat tebingnya begitu unik di sekeliling kolam.

(Baca Juga: Kenali Suku Asli Siberia yang Tahan dengan Suhu Minus 50 Derajat Celsius)

Selain itu, pancuran air yang ada di Kedung Grujug ini berasal dari aliran Sungai Kedung Kancil yang bermuara di Waduk Kedung Ombo. Saat bertemu dengan tebing yang tak terlalu tinggi, maka tercipta pancuran yang melebar. Namun pada saat musim hujan, aliran airnya sangat deras dan warnanya coklat.

 (Baca Juga: Rusia Bangun Monumen untuk Mengenang Pengorbanan Tikus bagi Kemajuan Ilmu Pengetahuan)

Untuk merasakan segarnya air dan fotografi yang bagus, Anda perlu memarkirkan kendaraan di rumah warga. Kemudian lanjutkan dengan melewati jalan setapak sejauh 500 meter.

 (Baca Juga: 5 Taksi Mewah saat Travelling ke Luar Negeri, Ada BMW hingga Porsche!)

Berhati-hatilah saat melewati jalan setapak karena berkelok-kelok dan cukup licin. Karena itu, gunakan sandal gunung atau sepatu yang cocok untuk melewati medan tersebut.

 (Baca Juga: Serunya Berkelana Mengelilingi China Naik Kereta! Coba Kereta Tidur)

Memang tidak banyak warga dan wisatawan yang datang untuk mandi. Karena kondisi airnya tidak begitu jernih. Warga sekitar pun lebih sering mengunjungi Kedung Grujug untuk memancing. Kendati demikian, air terjun ini memiliki bentuk yang unik sebagai latar fotografi.

Kedung Grujug terletak di Desa Pungkruk Miri, Doyong, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Jaraknya sekira 30 kilometer dari Kota Sragem dan 25 kilometer dari Solo. Anda tak perlu membayar tiket masuk karena gratis. Hanya saja Anda harus membayar parkir Rp2 ribu untuk kendaraan roda dua dan Rp5 ribu untuk kendaraan roda empat.

(ren)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini