nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Obsesi Suntik Filler, Bibir Pria Ini Malah Tak Bisa Menutup Sempurna

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis · Kamis 03 Agustus 2017 08:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 08 02 194 1748657 obsesi-suntik-filler-bibir-pria-ini-malah-tak-bisa-menutup-sempurna-8uXfrt83fA.png Pria obsesi filler (Foto: Allure)

SUNTIK filler menjadi salah satu cara instan bagi mereka yang mengalami kekenduran atau masalah keriput pada kulit. Namun, jenis tindakan non operasi pada bagian bibir menjadi salah satu yang paling diminati dan cukup populer hingga kini.

Salah satu yang keranjingan dengan tindakan suntik filler adalah pria bernama Jonathan. Ya, mengisi sebuah program televisi, Jonathan menceritakan obsesinya terhadap prosedur suntik filler. Saking obsesinya terhadap tindakan ini, ia kerap melakukannya dalam jangka waktu berdekatan sehingga mengakibatkan bibirnya tak dapat menutup sempurna.

 (BACA JUGA: Perawatan Kulit yang Perlu Dilakukan Sebelum Merias Wajah)

"Aku selalu terobsesi dengan boneka-boneka dan aku ingin sungguh ingin terlihat seperti itu," tutur Jonathan kepada dokter Terri Dubrow dan Paul Nassif yang mewawancarainya, seperti dilansir Allure, Kamis (3/8/2017).

Lebih lanjut, Jonathan membeberkan bila dirinya selalu melakukan suntik filler setiap tiga bulan sejak usia 25 tahun. Pertama kali ia melakukan suntik filler, Jonathan selalu meminta dua botol atau vial cairan filler disuntikkan ke bibirnya. Namun, sang dokter menolaknya dan hanya memberi satu vial filler.

(BACA JUGA: BEAUTY CAPTURE: Tak Perlu Sulam Bibir, Lakukan 5 Hal untuk Miliki Bibir Lembut dan Pink Alami)

Kini, dengan kondisi bibir yang sudah cukup tebal lantaran dipenuhi cairan filler, dokter pun mengurangi dosisnya menjadi setengah tabung setiap kali Jonathan melakukan suntik. Perihal kondisi bibirnya saat ini, dokter Terri Dubrow menyebutkan bahwa Jonathan mengalami 'lip incompetence'.

"Lip incompetence artinya sudah mengandung terlalu banyak filler di dalam bibirnya dan lebih jauh lagi hal ini bisa membuatnya mengalami banyak masalah serius," terang dokter Terri.

(BACA JUGA: Bibir Kering dan Pecah-Pecah? Baiknya Aplikasikan Lipstik dengan Jari Tangan)

Seorang cosmetic dermatologist bernama Karyn Grossman mengungkapkan bahwa bibir yang terlalu tebal lantaran proses suntik filler bisa memberikan beberapa efek negatif. Di antaranya adalah pembesaran jaringan hingga mengakibatkan permukaan bibir mengempis.

"Ketika kamu berulang kali melakukan pembesaran pada bibir, filler bisa mengakibatkan pembesaran jaringan, mengulur kulit secara permanen, hingga mengakibatkan permukaan bibir mengempis ketika filler menghilang. Ini akan membuat kondisi bibir lebih buruk dari yang dimiliki," terang Karyn.

(BACA JUGA: Perbanyak Minum Air Putih Bisa Cegah Keriput di Bibir)

Karyn juga menuturkan bahwa saat ini banyak generasi milenial yang datang untuk melakukan suntik filler menginginkan tampilan bibir yang natural.

"Tapi, mereka menunjukkan tampilan bibir yang sangat tebal," kata Karyn.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini