Wow! Kelelawar Kembar Siam Ditemukan di Brasil

Tentry Yudvi, Jurnalis · Rabu 02 Agustus 2017 17:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 02 406 1748510 wow-kelelawar-kembar-siam-ditemukan-di-brasil-Q6QKgYqW7u.jpg Kelalawar Kembar Siam (foto: Dr. Nadja L. Pinheiro)

SEBUAH kerangka kelelawar kembar siam telah ditemukan di Brasil. Penemuan ini membuat para ahli sains pun heboh karena keunikan yang terbilang langka.

Selama ini penemuan kelelawar kembar siam hanya ditemukan di tahun 1969 dan 2015. Fenomena tersebut tentu memberikan tanda tanya besar ke semua ahli sains dunia..

(Baca Juga: Situs Kuno Bertuliskan La Ilaha Illallah Ditemukan Dekat Laut Merah)

(foto: Dr. Nadja L. Pinheiro)

Meski pun belum diketahui secara pasti penyebab lahirnya kelelawar kembar namun para ahli sains menjelaskan kejadian ini disebabkan karena pemisahan sel telur terlalu lama. Sebab, sel telur biasanya membelah empat hingga lima hari. Namun, saat sel telur baru terpisah sebagian selama 13-15 hari maka kelelawar kembar pun menjadi satu.

(Baca Juga: KEREN! Begini Keindahan Lokasi Syuting "Game of Thrones" Season 7 Secara Nyata)

"Saya sering melihat kelelawar sepanjang karir saya, beberapanya memiliki karakter morfologi unik, tetapi belum pernah ada yang kembar," jelas Marcelo Rodrigues Nogueira, peneliti di Universitas Nothern Rio De Janeiro dilansir dari livescience, Rabu (2/8/2017).

Para peneliti pertama kali menyadari adanya kelelawar siam setelah hewan tersebut disumbangkan ke Laboratorium Mastozoologi di Universitas Northern Rio de Janeiro.

Nadja Lima Pinheiro dan Adriana Ventura dari Area Embriologi dari universitas tersebut, melihat si kembar tepat ketika mereka ditemukan. Namun, para ilmuwan, tidak yakin apakah si kembar lahir mati atau jika mereka meninggal sesaat setelah lahir.

(Baca Juga: Bogor Punya Spot Foto Ekstrem di Tepi Jurang dengan Pemandangan Alam nan Elok)

Saat kelelawar ditemukan di pohon mangga di Brasil tahun 2001, sinar-X mengungkapkan bahwa duri kembar membentuk bentuk "Y", dengan dua kolom terpisah dari vertebra bercabang di bagian bawah punggung. Gambar ultrasound juga mengungkapkan dua hati dengan ukuran yang sama dan terpisah.

(foto: Laboratório de Radiografias, Divisão de Vertebrados, Museu Nacional - UFRJ)

Meski kelelawar kembar lahir, namun mereka akan mati dengan cepat karena tubuhnya tidak bisa bertahan. Kelelawar juga biasanya akan hidup di lingkungan tanpa manusia yang berarti jika seseorang memasuki wilayah kelelawar, orang tersebut perlu mencari kelelawar siam tersebut.

Sebab, saat seorang induk kelelawar melahirkan kelelawar siam di siang hari, kemungkinan itu akan berada di tempat teduh dan terlindungi, di mana manusia tidak akan melihatnya. Meski masih sangat sedikit informasi mengenai organ kelelawar tersebut.

(Baca Juga: 3 Spot Foto Instagenic di Bantul yang Lagi Hits)

Para peneliti sepakat mereka tidak akan menggunakan metode biasa untuk meneliti tubuh hewan ini. Sebab, jika salah mengambil metode tentu saja tubuh kalelawar akan rusak dan kerangka tersebut pun punah.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini