Jarang Disadari! Kesalahan saat Berolahraga Lari bagi Para Pemula

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 02 Agustus 2017 06:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 08 02 481 1748200 jarang-disadari-kesalahan-saat-berolahraga-lari-bagi-para-pemula-8TphmWMGip.jpg Ilustrasi (Foto: Medicaldaily)

CARA berolahraga tiap-tiap orang tentunya berbeda. Pada pelari, mereka berusaha untuk mempertahankan langkah kaki yang mulus dan efisien saat menjejakkan kaki ke tanah di sepanjang jalur mereka berlari.

Kebanyakan pelari pemula selalu berusaha keras agar langkahnya lebih panjang sehingga jarak yang ditempuh semakin jauh dan waktunya lebih singkat. Tapi ternyata, mengubah lama waktu menjejakkan kaki dan menyempurnakan langkah agar lebih panjang ketika berlari adalah hal yang tidak perlu dilakukan. (Baca Juga: Rajin Olahraga Lari 30 Menit Sehari Jelang Menstruasi Cegah Kram)

Menurut konsultan USA Track and Field consultant, Iain Hunter serta U.S. Olympian, Jared Ward, pelari pemula tidak perlu merasa khawatir dengan seberapa panjang kaki mereka melangkah. (Baca Juga: Fakta Unik tentang Olahraga Lari yang Jarang Diketahui)

"Mereka sebaiknya membiarkan kaki mereka bergerak sendiri. Apabila mereka terlalu memikirkannya, yang ada mereka menggunakan lebih banyak energi sehingga lebih mudah letih," tutur Hunter, yang juga seorang profesor ilmu olahraga di Universitas Brigham Young seperti yang dikutip dari Medical Daily, Rabu (3/8/2017).

Hunter dan Ward mempelajari hubungan antara panjang langkah pelari dengan pengeluaran energi yang bervariasi pada pelari berpengalaman. Mereka melakukan analisis terhadap 19 orang yang rata-rata berlari minimal 20 mil seminggu dan 14 orang yang tidak pernah berlari lebih dari 5 mil dalam satu minggu. (Baca Juga: Sarapan Sehat! Makan Pasta Gandum Tomat Cegah Lonjakan Gula Darah)

Para peserta penelitian kemudian diminta berlari di atas treadmill selama 20 menit dan menggunakan ukuran oksigen. Mereka juga diinstruksikan untuk mencoba lima langkah panjang yang berbeda termasuk langkah alami dan langkah yang ditambah ataupun dikurangi.

Memang terdapat kesulitan ketika pelari pemula berusaha mempertahankan langkah-langkah yang tepat. Namun mereka mendapat bantuan alat teknologi di mana alat itu akan berbunyi saat kaki peserta seharusnya menyentuh treadmill. Hasil penelitian menunjukkan pelari berpengalaman menggunakan lebih sedikit energi ketika mereka berlari dengan langkah normal. (Baca Juga: Jangan Khawatir, Sarapan Telur Setiap Hari Enggak Bikin Gemuk!)

Berdasarkan hasil penelitian ini Hunter meminta agar para pelari pemula tidak terlalu memaksakan kehendak untuk mempertahankan langkah mereka agar lebih panjang. "Biarkan saja itu terjadi secara alami dan tidak perlu dilatih. Tubuh Anda adalah pelatih terbaik dalam jangka panjang," kata Hunter.

Bila ingin berlari lebih efisien, ada baiknya para pelari pemula tetap berlari seperti biasa. "Banyak orang menganjurkan berbagai bentuk optimal agar pelari bisa berlari semakin kencang dan langkahnya semakin panjang. Namun hasil penelitian ini menunjukkan pelari pemula tidak boleh mencoba sesuatu yangberbeda dari biasanya. Nikmati saja saat mereka berlari dan tidak usah merasa khawatir tentang penampilannya," lanjut Hunter.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini