Share

Sementara Garam Sedang Langka di Tanah Air, Unik Ada Garam Berwarna Pink di Himalaya

Dimas Andhika Fikri, Okezone · Kamis 03 Agustus 2017 16:01 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 03 298 1749222 sementara-garam-sedang-langka-di-tanah-air-unik-ada-garam-berwarna-pink-di-himalaya-NPFHjzlsMX.jpg Garam pink dari Himalaya (Foto:Thepaleohacks)

GARAM merupakan salah satu bahan pokok yang tidak dapat dipisahkan dari berbagai olahan makanan. Dengan menambahkan garam, hasil masakan akan terasa lebih nikmat, gurih, dan juga mengundang selera. Bahan baku ini juga dipercaya ampuh untuk menjaga kesehatan tubu, namun bila dikonsumsi secara berlebihan garam juga dapat menyebabkan berbagai penyakit berbahaya, salah satunya adalah tekanan darah tinggi (hipertensi).

Selama ini, garam identik dengan warna putih dan teksturnya yang agak kasar. Namun tahukah Anda, ternyata ada beberapa varian garam unik yang mungkin belum pernah Anda ketahui sebelumnya yakni, Pink Himalayan Salt.

BACA JUGA: Miris! Pasokan Kosong 1 Bulan, Pedagang Sulit Dapatkan Garam

Pink Himalayan Salt (garam Himalaya) sering dikatakan sebagai satu-satunya varian garam yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Bahkan, garam ini diklaim memiliki kandungan paling murni yang ada di planet ini. Selain digunakan untuk mengolah hidangan, garam ini juga dapat digunakan sebagai scrub tubuh, sabun mandi, dan bahkan dijadikan lampu unik. Secara historis, Pink Himalayan Salt telah digunakan orang-orang Himalaya untuk mengawetkan daging dan ikan.

Proses pengolahannya pun terbilang unik. Pink Himalayan Salt berasal dari wilayah Punjab di Pakistan, jaraknya kurang lebih 305 km dari Pegunungan Himalaya. Daerah ini memang dikenal sebagai salah satu ladang garam terbesar di dunia, dan sudah ada sejak ratusan tahun silam. Beberapa sumber mengungkapkan bahwa kandungan garam Himalaya terdiri dari sisa-sisa laut yang sudah ada sejak bumi terbentuk.

BACA JUGA: Memasak Tanpa Garam Bisa Tetap Enak? Bisa Donk, Pakai Rumput Laut

Tambang garam ini terletak 5.000 kaki di bawah Pegunungan Himalaya. Menurut para peneliti, garam dari tambang tersebut telah melewati proses pengawetan selama jutaan tahun, sehingga kandungannya pun terbilang murni jika dibandingkan garam pada umumnya.

Sebagai contoh, warna pink pada teksturnya menyiratkan bahwa garam ini memiliki kandungan mineral yang cukup tinggi. Garam Himalaya memang dipercaya mengandung senyawa natrium klorida (NaCI), yang sangat penting untuk menunjang kesehatan tubuh manusia maupun hewan.

BACA JUGA: Mana Lebih Bahaya, Kebanyakan Gula atau Garam?

Jika bercermin dari manfaat serta kandungan nutrisinya, Pink Himalayan Salt hanya dapat dibandingkan dengan Celtic Sea Salt. Perbedaannya terletak pada tekstur, warna, serta kandungan mineral yang ada di dalamnya. Celtic Sea Salt memiliki warna keabu-abuan dan berasal dari kawasan Brittany, Prancis.

Kendati demikian, sejumlah perusahaan mengklaim bahwa Pink Himalayan Salt mengandung 84 trace mineral sedikit lebih tinggi dibandingkan Celtic Sea Salt. Namun, ada pula yang mengatakan keduanya memiliki tingkat kandungan mineral yang setara yakni, 60 trace mineral. Demikian dilansir dari Draxe, Kamis (3/8/2017).

BACA JUGA: Garam Ampuh Bersihkan Perabot Dapur Berbahan Kayu

Baca Juga: Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Solusi PowerEdge Gen 15 Server

Follow Berita Okezone di Google News

(ndr)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini