nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Amankah Operasi Sedot Lemak Dilakukan oleh Penderita Diabetes Tipe 2?

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 03 Agustus 2017 10:58 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 03 481 1748968 amankah-operasi-sedot-lemak-dilakukan-oleh-penderita-diabetes-tipe-2-HekfzAxeY1.jpg Diabetes (Foto: Gastional)

Apabila Anda adalah seorang penderita diabetes dan ingin melakukan operasi sedot lemak, Anda harus siap dengan konsekuensinya. Operasi ini berisiko lebih tinggi pada penderita diabetes karena bisa meningkatkan risiko infeksi pasca operasi dan memperlambat waktu penyembuhan. Kadar gula darah juga kemungkinan sulit dikendalikan setelah operasi selesai dilakukan sebab dipengaruhi oleh mual, muntah, dan kurang aktivitas selama masa pemulihan.

(Baca Juga: Berenang Bantu Penderita Diabetes Turunkan Berat Badan)

Banyak dokter yang menganggap penderita diabetes yang terkontrol dengan baik dan belum memilih mengalami masalah ginjal adalah kandidat terbaik untuk melakukan operasi sedot lemak. Sementara itu, ada pilihan yang kurang invasif tapi bisa dijadikan pilihan alternatif oleh penderita diabetes. Pilihan lainnya adalah smart lipo.

Prosedur ini relatif masih baru di mana menggunakan laser untuk memecah sel lemak di bawah kulit. Sel lemak yang telah diencerkan kemudian dikeringkan melalui sayatan kecil. Cara ini tidak memerlukan anestesi umum dan membutuhkan waktu pemulihan yang lebih sebentar dibanding sedot lemak tradisional.

Hal lain yang paling baik dilakukan oleh penderita diabetes tipe 2 untuk mengontrol gula darahnya adalah berkonsultasi dengan dokter. Dengan begitu Anda bisa lebih mudah menentukan cara apa yang seharusnya Anda ambil untuk mengontrol berat badan dan kadar gula darah. Demikianlah seperti yang dilansir dari Fox News, Kamis (3/8/2017).

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini