Terpeleset di Kamar Mandi, Tanda Banyak Kuman dan Salah Membersihkannya!

Vessy Frizona, Jurnalis · Senin 07 Agustus 2017 22:09 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 07 196 1751400 terpeleset-di-kamar-mandi-tanda-banyak-kuman-dan-salah-membersihkannya-7AjLeDLsoA.jpg Ilustrasi (Foto: Thespruce)

KESAN jorok dan kotor sudah lama melekat dengan kamar mandi. Namun, belakangan kamar mandi didesain dengan sangat rapi, bersih, dan berkelas.

Kamar mandi yang bersih membutuhkan perawatan yang super. Jika tidak dipelihara dengan baik maka akan menimbulkan lumut. Bahkan bila tidak tuntas dan menyisakan sabun dapat mencelakakan pemakai.

Menurut profesor mikrobiologi Universitas Arizona, Charles Gerba, yang telah melakukan penelitian tentang bakteri rumah tangga, kuman di kamar mandir sangat berbahaya. Guna menjaga agar kamar mandi bebas kuman lakukan kebiasaan membersihkan kamar mandi secara teratur, minimal satu pekan sekali.

Dilansir dari Realsimple, Senin (7/8/2017), Prof Charles membagikan cara membersihkan kamar mandi, mulai dari rirai shower hingga lantai agar tidak licin karena sisa sabun dan lumut.

“Tuangkan secukupnya cuka putih ke dalam tas kelontong plastik (cukup untuk menenggelamkan nosel pancuran) dan mengikatnya di tempat untuk perendaman semalam. Angkat pada pagi hari dan siram dengan air untuk bilas,” katanya.

Sementara itu untuk membersihkan tirai shower plastik, lepaskan dari gantungan, lalu putar di mesin cuci bersama detegen. Kemudian keringkan dan angin-anginkan di luar.

Untuk bak mandi yang tidak begitu kotor cukup scrubbing mingguan. Lalu bilas dengan air panas, lalu tiriskan. Oleskan pembersih kamar mandi dan diamkan selama 15 menit sebelum menggosok.

Ubin, Dinding, Langit-langit

Yang harus dilakukan adalah semprotkan ubin, dinding, dan langit-langit dengan pembersih serbaguna dan nyalakan shower, masukkan air panas sampai uap mulai terbentuk (sekitar lima menit). Matikan air, tutup pintu dan biarkan uap serta campuran bersih selama 20 menit. Kemudian bersihkan semua permukaan dengan lap bersih. Gunakan lap microfiber bersih dan kering.

Wastafel

Tuangkan cuka putih atau baking soda ke saluran pembuangan dan siram dengan air panas. Untuk keran, gunakan tisu disinfektan sekali pakai, yang secara signifikan mengurangi bakteri. (Sebaliknya, kain hanya bisa memindahkan kuman dari satu tempat ke tempat lain) Jika Anda harus menggunakan kain, berhati-hatilah agar tidak menggunakan bagian yang sudah terkena kuman mengelap bagian lain. Kuman akan berpindah dan menyebar cepat.

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini