nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Baru 1 % Turis China yang ke Tanah Air! Asyik, Rute Jakarta-Makau Ditambah!

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Senin 07 Agustus 2017 18:06 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 08 07 406 1751360 baru-1-turis-china-yang-ke-tanah-air-asyik-rute-jakarta-makau-ditambah-etCJkDEPT2.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

INDONESIA memiliki kekayaan alam dengan potensi wisata dari segala macam jenisnya. Hal ini membuat siapa pun terpesona dan tertarik untuk datang ke Indonesia.

Namun akses transportasi yang belum tersedia dari beberapa negara membuat turis cukup kesulitan untuk mencapai Indonesia. Termasuk dari Makau yang berada dalam wilayah administrasi Republik Rakyat China.

Baca Juga: Taman Hutan Raya Wan Abdul Rahman Lampung Akan Jadi Observatorium Modern di Indonesia

Untuk menangani hal itu, Kementerian Pariwisata dan maskapai berbiaya rendah AirAsia membuka penerbangan perdana Jakarta - Makau pada hari ini, Senin 7 Agustus 2017. Acara peresmiannya sendiri dilakukan dengan penyambutan penerbangan perdana dari Makau ke Jakarta di pintu kedatangan Terminal 2D Bandara Internasional Soekarno - Hatta.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana mengatakan bahwa penerbangan dari Makau bukan hanya meningkatkan akses untuk wisatawan dari Makau saja, tetapi juga sebagian wisatawan dari China. Sebab Makau adalah salah satu pintu gerbang China.

Baca Juga: Mau Berenang Bareng Ubur-Ubur, Yuk ke Pulau Palau!

"Saya tidak hanya melihat Makau sebagai Makau. Saya melihat Makau dan sekitarnya. Karena China selatan bisa terbang ke Indonesia melalui Makau," jelas Pitana di Bandara Soekarno - Hatta, Tangerang, Senin (7/8/2017).

Pitana melanjutkan, potensi pasar wisatawan China sangat besar. Hal ini diketahui dari jumlah wisatawan asal China yang melakukan perjalanan ke luar negeri setiap tahunnya sekira 128 juta orang. Sementara Indonesia baru mendapatkan 1% dari total tersebut atau sekira 1,4 juta. Karena itu, aksesibilitas melalui jalur udara sangat penting.

Baca Juga: Bangkok Punya Hotel Penjara Lho, Bikin Merinding!

"Pasar China sangat tumbuh pesat di Indonesia. Dari Januari sampai Juni dibandingkan Januari - Juni tahun lalu kenaikannya 45%," lanjutnya.

CEO Group AirAsia, Tony Fernandes yang hadir langsung dalam acara ini juga mengungkapkan misinya membawa sebanyak-banyaknya wisatawan ke Indonesia. Pria yang mengaku menyukai Labuan Bajo ini pun berkomitmen untuk membantu mempromosikan potensi pariwisata Indonesia selain Bali.

"Indonesia bukan hanya Bali, lebih dari Bali. Kami ingin membantu meningkatkan kunjungan turis ke Indonesia. Potensi wisata Indonesia sangat besar. Kami berkomitmen untuk membawa turis ke Indonesia. Lebih banyak pesawat, lebih banyak turis, dan lebih banyak koneksi langsung," papar Tony.

Baca Juga: Keren! Menjelajahi Pulau Bintan Kini Lebih Asyik dengan Naik Helikopter

Selain Tony, hadir pula Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan CEO AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan. Budi mengatakan dengan adanya penerbangan dari Makau ke Jakarta dapat meningkatkan akses ke kota lainnya.

"Makau adalah tempat yang strategis, kota wisata. Dan semua penerbangan dari Makau secara tidak langsung meningkatkan akses ke kota-kota lainnya," ujar Budi.

Sementara itu, Dendy menjelaskan bahwa rute Jakarta - Makau adalah rute kelima yang dibuka setelah Kuala Lumpur, Penang, Singapura, dan Bangkok. Penerbangan ini dilakukan selama 3 kali seminggu dan akan ditingkatkan menjadi 4 kali seminggu pada 1 September mendatang.

"Penerbangan ini menggunakan pesawat A320 dengan kapasitas 180 kursi. Bersama Kemenpar kami berupaya mempromosikan pesona wisata Tanah Air," tandas Dendy.

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini