nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hiii...Nenek Ini Harus Relakan Kakinya Diamputasi Akibat Digrogoti Bakteri Pemakan Daging

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 08 Agustus 2017 22:39 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 08 08 481 1752209 hiii-nenek-ini-harus-relakan-kakinya-diamputasi-akibat-digrogoti-bakteri-pemakan-daging-MQSyhecmJZ.jpg Bakteri Pemakan Daging (Foto: WCNC)

JANGAN pernah abaikan luka! Bagaimana pun bentuk dan kondisi luka, semuanya tetap berisiko. Tetap harus segera diobati agar tidak menimbulkan masalah yang lebih besar.

Mengabaikan luka bukan hanya memperlambat penyembuhan, tetapi risiko amputasi pun bisa terjadi. Seperti yang terjadi pada Bonita Fetterman. Mengalami luka di kaki akibat goresan karena balkon hotel, dirinya kini harus mengikhlaskan salah satu kakinya untuk dihilangkan. Diamputasi. Hal tersebut diketahui ternyata kaki nenek tua tersebut terinfeksi bakteri pemakan daging.

(Baca Juga: Upaya Dicap Baik Masyarakat, RS Harus Disertai Tenaga Medis Profesional & Pelayanan Standar Internasional)

Dikisahkan anaknya, Marsha Barnes Beal, ibunya itu awalnya tergores karena sayatan kecil akibat benturan dengan sesuatu yang tumpul saat berada di balkon. Setelah itu, luka tersebut oleh sang ibu tidak segera diobati. Malah, karena sedang liburan, dirinya asyik bermain dengan air laut. Tak hanya main air, Bonita sampai berenang di pantai.

Namun, setelah selesai beraktivitas di pantai, Bonita mengeluhkan nyeri yang berlebih di luka kakinya. Padahal, awalnya luka tersebut tidak menimbulkan rasa sakit atau nyeri. Lukanya pun membesar. Di akun Facebook pribadinya, Marsha juga memperlihatkan foto kaki ibunya yang sudah berlumuran darah. Seperti terbakar. Luka robeknya pun sudah sangat besar.

Tak lama setelah itu, keluarga langsung membawa Bonita ke rumah sakit terdekat. "Saat ini dia berada di ICU dan dalam keadaan yang aman. Dokter mengatakan kakinya harus diamputasi. Itu dilakukan agar bakteri pemakan daging yang terdapat di kaki Bonita tidak menyebar ke bagian tubuh yang lain," tutur Marsha kala itu, seperti dilansir dari WCNC.

(Baca Juga: 7 Alasan Utama untuk Tidak Membawa Ponsel ke Tempat Tidur, Bikin Depresi Salah Satunya!)

Beberapa hari kemudian, Marsha kembali membuat postingan. Kali ini berupa ucapan terima kasih pada semua orang yang telah mendoakan kesehatan ibundanya. Sementara itu, postingan Marsha di Facebook terkait luka kaki dan suasana di ruang operasi sudah dibagikan lebih dari 105 ribu pengguna Facebook.

(Baca Juga: 5 Manfaat Ini Buktikan Susu Kambing Lebih Sehat daripada Susu Sapi)

Dia juga mengingatkan pada orang-orang yang ingin berlibur ke pantai untuk memeriksa anggota tubuh dan mengecek apakah ada luka terbuka sebelum akhirnya "nyebur" ke pantai. Sebab luka tersebut merupakan tempat masuknya bakteri pemakan daging berbahaya yang mungkin saja ada di pantai tersebut. Yang pada akhirnya membawa Anda ke ruang operasi dan mengucapkan salam perpisahan pada salah satu anggota tubuh Anda.

 (Baca Juga: Anda Masih Percaya Mitos Susu Ini? Coba Pikir Ulang!)

Bakteri pemakan daging masuk ke tubuh lewat luka yang tak dirawat dengan baik. Bakterk tersebut akan tumbuh berkembang dan menghasilkan racun. Racun ini lah yang kemudian dapat menghancurkan jaringan tubuh dan bila dibiarkan terus menerus akan semakin luas pertumbuhannya. Kalau sudah begitu, jaringan yang hancur pun akan semakin melebar.

Gejala yang ditimbulkan biasanya ngilu, demam, meriang, keletihan, dan muntah-muntah. Gejala khusus pada kulit biasanya akan terlihat area merah yang perlahan menghitam, tanda terjadinya kematian jaringan.

Pengobatan pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan memberikan obat antibiotik. Setelah itu, operasi pengangkatan kulit dilakukan untuk mencegah bakteri menyebar ke bagian tubuh yang lain.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini