COOKING GAGDET: Prancis Luncurkan Mesin Penjual Tiram, Ini Komentar Ahli Makanan soal Kesegarannya

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 09 Agustus 2017 14:37 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 09 298 1752583 cooking-gagdet-prancis-luncurkan-mesin-penjual-tiram-ini-komentar-ahli-makanan-soal-kesegarannya-CfV407buBD.jpg Mesin otomatis penjual tiram (Foto:Huffpost)

TONY Berthelot, seorang peternak oyster (tiram) asal Prancis, baru-baru ini menggemparkan dunia maya setelah meluncurkan mesin penjual tiram otomatis yang beroperasi selama 24 jam. Berdasarkan laporan Reuters, mesin milik Berthelot ini merupakan salah satu tren baru yang tengah meramaikan industri kuliner negara tersebut.

“Orang-orang selalu datang saat pintu toko telah ditutup. Hal ini tentu saja membuat mereka frustasi dan kami,” kata Berthelot dalam sebuah wawancara dengan Ruptly, sebuah kantor berita internasional.

BACA JUGA:

Kisah Delivery Man yang Antar Pizza Dini Hari dengan Berjalan Kaki

Ingin Suami Berhenti Merokok, Wanita Ini Sajikan Kue Ulang Tahun Berbentuk Kuburan

Demi memenuhi permintaan para pelanggan, Berthelot meneliti lebih jauh sistem distribusi tiram yang ada di daerahnya. Ia kemudian menghubungi sebuah perusahaan manufaktur untuk membuat mesin penjual otomatis dengan beberapa modifikasi khusus.

Tiram yang dijual Berthelot pun terdiri dari berbagai ukuran dan varian. Satu-satunya downside (konsekuensi) dari mesin ini adalah para pelanggan harus segera mengupas kulit tiram setelah membelinya.

Mengingat tiram membutuhkan kondisi dan suhu tertuntu agar tetap aman dikonsumsi, HuffPost sempat menghubungi beberapa ahli tiram untuk mengetahui lebih lanjut, sejauh mana keamanan mengonsumsi tiram dari mesin penjual otomatis.

“Asalkan tiram ini disajikan hidup-hidup dan disimpan dalam keadaan dingin di bawah 7,2 derajat celcius, dan sering diputar (rotasi), makanan tersebut sangat aman untuk dikonsumsi. Namun demikian, sangat sulit untuk benar-benar menilai keamanan makanan ini tanpa melihat mesin tersebut dan berbicara pada pemilinya,” tutur Davis Herron, Direktur Lobster Place Seafood Market/Cull & Pistol Oyster Bar di New York.

BACA JUGA:

Ingin Suami Berhenti Merokok, Wanita Ini Sajikan Kue Ulang Tahun Berbentuk Kuburan

Anti-Mainstream, Restoran Seafood di China Ini Beri Diskon Sesuai Ukuran Payudara!

Senada dengan Davis, Robert Rheault selaku Executive Director East Coast Shellfish Growers Association, juga menjelaskan pentingnya memastikan suhu mesin agar tetap stabil dan tidak melebihi 7,2 derajat celcius.

“Suhu dibawah 7,2 derajat pada dasarnya tidak akan memicu pertumbuhan bakteri berbahaya, sehingga tiram akan sangat aman untuk dikonsumsi. Oleh karena itu, dibutuhkan tindakan ekstra untuk menjaga suhu agar tetap konstan dan tidak berubah,” kata Rheault.

Di samping itu, ternyata masih banyak hal-hal penting lainnya yang harus diperhatikan. Seorang blogger dan ahli tiram dari In A Half Shell, Julie Qiu, mengatakan bahwa makanan ini dapat dikatakan aman jika lolos dari standarisasi sejumlah institusi seperti, departemen kesehatan dan lain sebagainya.

“Tiram yang berasal dari mesin penjual otomatis bisa aman dikonsumsi selama makanan tersebut ditangani dan disimpan sesuai dengan prosedur. Setiap negara tentunya memiliki regulasi khusus dalam pengelolaan kerang hidup. Peraturan tersebut harus ditekankan kepada para produsen maupun distributor, sehingga para konsumen mendapatkan produk yang berkualitas,” tukas Julie. Demikian dilansir dari Huffington Post, Rabu (9/8/2017).

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini