nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

GAWAT! Ternyata Pakai Masker Tidak Efektif untuk Hindari Asap Rokok

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 10 Agustus 2017 11:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 08 09 481 1752839 gawat-ternyata-pakai-masker-tidak-efektif-untuk-hindari-asap-rokok-yle1FHJaco.jpg Ilustrasi (Foto: Indiatimes)

BANYAK orang yang memilih menggunakan masker untuk terhindar dari polusi udara termasuk asap rokok. Asap rokok memang mudah ditemui di mana saja.

Ketika naik angkutan umum, makan di pinggir jalan, bahkan saat berkumpul bersama teman tidak jarang asap rokok mengepul di mana-mana. Bagi mereka yang tidak merokok, mereka tetap mendapat bahaya dari asap rokok.

(Baca Juga: Menjadi Perokok Pasif, Leher Zainudin Harus Bolong karena Pita Suara Diangkat)

Mereka yang merokok tapi menghirup asapnya disebut sebagai perokok pasif. Menjadi perokok pasif sama bahayanya dengan menjadi perokok aktif. Menggunakan masker sekali pun bisa dikatakan tidak efektif untuk membuat seseorang terhindar dari asap rokok.

“Asap rokok terdiri dari berbagai bentuk partikel yang mengandung zat-zat berbahaya. Mau memakai masker yang tidak ada sekatnya sekalipun, orang tetap bisa menghirup asap rokok. Mungkin partikel besarnya tidak dihirup, tapi ‘kan ada partikel kecil yang bisa menembus marker,” ungkap dokter spesialis paru, dr Feni Fitriani Taufik, Sp.P(K) saat ditemui dalam sebuah acara, Rabu 9 Agustus 2017.

(Baca Juga: 25 Ribu Perokok Pasif Telah Meninggal, Waspadai Bahaya Third Hand Smoke)

Cara yang lebih efektif yang bisa dilakukan oleh perokok pasif adalah menegur orang-orang yang hendak merokok di ruangan terbuka. Dengan begitu, mereka bisa menghindari diri dari asap rokok.

(Baca Juga: Ingin Suami Berhenti Merokok, Wanita Ini Sajikan Kue Ulang Tahun Berbentuk Kuburan)

Namun, apabila telanjur memasuki area yang asap rokoknya sudah mengebul di mana-mana, lebih baik pergi menjauh dari area itu. Selain itu, bertemu dengan orang-orang yang sebelumnya sudah merokok atau masuk ke ruangan yang telah terpapar asap rokok sekalipun sudah dibersihkan tetap berbahaya.

“Saat seseorang sudah selesai merokok, bau dan partikel yang terkandung dalam asap masih menempel di sekitar tubuhnya. Sama halnya dengan ruangan yang digunakan untuk merokok. Walaupun sudah dibersihkan, dikipasi agar baunya hilang, partikel-partikel dari asap rokok masih menempel di dinding dan benda-benda di ruangan. Inilah yang kita sebut sebagai third hand smoke,” kata dr Feni.

(Baca Juga: Merokok Dampaknya Tak Hanya Serangan Jantung dan Kanker)

Partikel-partikel yang masih menempel itu masih bisa dihirup oleh orang yang tidak merokok. Akibatnya, zat berbahaya yang terkandung dalam asap rokok masih bisa masuk ke dalam tubuh dan menimbulkan berbagai macam efek antara lain menginfeksi saluran napas, merusak saluran napas, bahkan menyebabkan kanker.

Tak hanya itu, walaupun mungkin tidak terhirup, partikel yang menempel bisa bereaksi dengan udara bisa terjadi reaksi kimia. Reaksi kimia itulah yang menghasilkan zat karsinogenik (penyebab kanker) dan zat berbahaya lainnya yang menginfeksi tubuh.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini