nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Tips Memilih & Mengolah Seafood, saat Beli Kerang Pilih yang Masih Ada Cangkangnya

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 10 Agustus 2017 12:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 08 10 298 1753165 4-tips-memilih-mengolah-seafood-saat-beli-kerang-pilih-yang-masih-ada-cangkangnya-ofpfdML1eH.jpg Cara mengolah seafood (Foto:Foxnews)

SEAFOOD termasuk jenis makanan yang sangat digemari banyak orang. Terbukti dari banyaknya kedai seafood yang menawarkan beragam menu lezat, mulai dari kerang rebus, ikan bakar, hingga udang goreng. Hidangan ini akan terasa nikmat jika disajikan bersama sambal pedas atau asam manis sebagai cocolannya.

BACA JUGA

BERITA GEMBIRA! Setelah 20 Tahun Mendekam di Akuarium Restoran, Lobster Ini Akhirnya Dilepas

Jual Seafood Lewat Online, Wanita Ini Malah Ditangkap

Berbicara soal seafood, apakah keluarga Anda termasuk pencinta hidangan tersebut? Jika iya, jangan ragu untuk mencoba mengolahnya sendiri di rumah. Tidak perlu khawatir, berikut Okezone rangkum beberapa tips memilih dan mengolah makanan laut agar cita rasa yang dihasilkan menjadi lebih lezat dan menggugah selera. Sebagaimana dikutip dari buku Masakan Ikan & Seafood Populer, karya Tim Dapur Demedia, Kamis (10/9/2017).

Udang

Sebelum membeli udang, tekanlah bagian badannya. Bila kenyal dan agak keras, tandanya udang itu masih segar. Udang segar biasanya memiliki kulit dan kepala yang utuh. Warna kemerahan menunjukkan bahwa kondisi udang sudah tidak segar lagi. Selain itu, udang menyimpan kotorannya di punggung dan di kepala. Oleh karena itu, jangan lupa membuang kepala udang dan bersihkan kotoran di sepanjang punggungnya. Hal terpenting yang harus Anda ketahui adalah jangan terlalu lama dalam memasak udang. Panas api akan membuat dagingnya menjadi keras dan tidak gurih lagi. Cara yang tepat untuk mengolahnya adalah dengan memakai api besar. Ketika udang telah berubah warna, kecilkan apinya, masak sebentar kemudian angkat.

Cumi-cumi

Cumi-cumi yang segar mempunyai warna dan aroma yang khas, kulit dan dagingnya utuh serta berwarna keungungan. Selain itu, jumlah dan kualitas tinta juga . Hindari memilih cumi-cumi yang dagingnya lunak dan kulitnya sudah mengelupas. Ini tanda cumi-cumi tidak segar lagi. Sama halnya udang, jangan memasak daging cumi-cumi terlalu lama. Panas api akan menyebabkan dagingnya menjadi liat dan kehilangan rasa gurih.

Kepiting

Pilih kepiting yang masih hidup dan segar. Cara mengujinya adalah dengan menyentuh mata kepiting. Kepiting yang masih segar akan segera memasukkan matanya begitu disentuh. Jangan memilih kepiting yang sudah mati. Jika Anda memilih kepiting hidup, bunuhlah dengan cara menikam dadanya atau memasukkan selama beberapa detik ke dalam air mendidih. Setelah mati, kepiting akan mudah dibersihkan. Jangan lupa untuk membersihkan sela-sela kaki kepiting dan buang insang (bagian yang menyerupai jari) di dalam tempurungnya. Untuk mengurangi zat allergen (penyebab alergi) pada kepiting, masukkan beberapa potong arang kayu ke dalam air perebusnya. Karbon dalam arang akan menyerap zat tersebut.

BACA JUGA:

Faktor Ini Seafood Jadi Segar saat Disantap

Santap Seafood di Pinggir Pantai, Sensasi Baru bagi Turis Jepang

Kerang

Langkah pertama yang dapat Anda lakukan saat memilih kerang adalah dengan mencium aromanya. Kerang yang segar memiliki aroma khas air laut. Pilihlah kerang yang dijual lengkap dengan cangkangnya. Hindari membeli kerang yang sudah dikupas, karena daging kerang seperti ini tidak akan bertahan lama.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini